Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kekuatan Gregoria Tak Terbendung, Melangkah ke Semifinal Japan Open Usai Kalahkan Peringkat Satu Dunia

Tina Mamangkey • Jumat, 28 Juli 2023 | 21:41 WIB
Foto arsip - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung gagal mengembalikan kok ke arah lawannya asal India Pusarla Sindhu dalam pertandingan babak pertama (32 besar) turnamen
Foto arsip - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung gagal mengembalikan kok ke arah lawannya asal India Pusarla Sindhu dalam pertandingan babak pertama (32 besar) turnamen

RADARPAPUA - Gregoria Mariska Tunjung mencatatkan kejutan besar dengan berhasil mengalahkan pebulu tangkis tunggal putri peringkat satu dunia, Akane Yamaguchi, dan melangkah ke babak semifinal Japan Open 2023 di Tokyo pada Jumat.

Dalam pertandingan perempat final, Gregoria menunjukkan ketangguhannya dengan bermain secara sabar dan tahan bermain reli hingga akhirnya meraih kemenangan dengan skor 21-11, 11-21, 21-18.

"Puji Tuhan permainan yang saya inginkan hari ini bisa keluar. Semoga kemenangan ini menjadi tambahan motivasi untuk pertandingan yang tidak kalah sulit besok di semifinal," ungkap Gregoria melalui informasi resmi PP PBSI di Jakarta.

Gregoria, yang menempati peringkat ke-8 dalam tunggal putri, mengakui bahwa lawannya, Akane, adalah pebulu tangkis yang sangat ulet, sesuai dengan ciri khas pemain Jepang.

Setelah berhasil mengamankan gim pertama, Gregoria mengalami kesulitan pada gim kedua akibat banyaknya kesalahan yang dilakukannya sendiri.

Namun, pada gim ketiga, Gregoria bangkit dan bermain lebih baik tanpa mengulangi kesalahan yang terjadi pada gim kedua.

Meski sempat unggul atas Akane, Gregoria tetap waspada karena lawannya mampu mengejar ketertinggalan dan memberikan perlawanan yang kuat.

"Saya tidak berpikir apa-apa karena sebelum poin 21 saya tidak merasa unggul, karena dengan kualitas dan kegigihannya (Akane), dia bisa menyusul kapan saja," ungkap Gregoria.

Gregoria melakukan adu reli panjang dengan tekad untuk menguras tenaga dan mental Akane, yang secara statistik lebih superior.

Dengan kesabaran yang dimilikinya, Gregoria akhirnya berhasil memenangkan pertandingan ini, menjadikannya pertemuan ke-15 melawan Akane.

Dengan kemenangan di Yoyogi 1st Stadium ini, Gregoria meningkatkan catatan pertemuannya melawan Akane menjadi 4-11.

"Akane adalah pemain yang sangat ulet dan mempunyai kualitas luar biasa. Sama sekali tidak mudah untuk mengalahkan dia.

Kunci kemenangan saya adalah berani untuk mengadu reli, sabar, dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri," tutur Gregoria dengan mantap. (antara)

Editor : Tina Mamangkey
#Akane Yamaguchi #Tunggal Putri #Gregoria Mariska Tunjung #Japan Open 2023