Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Peran Sentral, 4 Pemain yang Akan Menjadi Kunci Strategis Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia

Tina Mamangkey • Kamis, 18 Januari 2024 | 08:54 WIB
Shin Tae Yong Pelatih Timnas Indonesia. ((Instagram/Shintaeyong7777))
Shin Tae Yong Pelatih Timnas Indonesia. ((Instagram/Shintaeyong7777))

RADARPAPUA - Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam laga kedua Piala Asia 2023 pada Jumat (19/1/2024) pukul 21.30 WIB, setelah sebelumnya menelan kekalahan 1-3 dari Irak.

Performa lini belakang, khususnya Jordi Amat, menjadi sorotan setelah kebobolan 3 gol dalam pertandingan pembuka.

Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia, dihadapkan pada tekanan untuk meraih 3 poin melawan Vietnam dan menjaga asa lolos ke babak 16 besar.

Sejumlah pemain dianggap kunci dalam pertandingan tersebut, di antaranya:

1. Sandy Walsh (KV Mechelen)

Sandy Walsh memiliki kemampuan progressive ball, through ball, dan long ball in the box yang memberikan dimensi berbeda untuk Timnas Indonesia.

Progressive ball-nya bisa membantu tim untuk membangun serangan secara progresif, sementara through ball-nya mampu membuka pertahanan lawan dengan umpan terobosan yang akurat.

Sedangkan long ball in the box-nya bisa memberikan ancaman ekstra pada lini pertahanan lawan, terutama ketika mencari opsi serangan dari jarak jauh.

Belum maksimalnya performa Asnawi, dipercaya Sandy Walsh akan dipercaya oleh Shin untuk mengisi posisi bek kanan.

2. Ivar Jenner (FC Utrecht)

Ivar adalah bagian terpenting di lini tengah Indonesia. Dalam laga sebelumnya, pemain FC Utrecht ini menonjol di tengah.

Kemampuannya dalam distribusi bola terlihat saat gol Marselino Ferdinan tercipta.

Umpan manisnya pada Yakob Sayuri, mampu diteruskan menjadi world class assist kepada Marselino.

Selain itu, pria keturunan Belanda memiliki kemampuan untuk merebut bola dari lawan.

Dengan visi permainan yang ditawarkan Ivar, bukan tidak mungkin akan mengunci satu tempat di posisi gelandang.

3. Marselino Ferdinan (KMSK Deinze)

Marselino memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda Timnas Indonesia di Piala Asia, menggeser Ponaryo Astaman.

Kreativitasnya diharapkan dapat menciptakan peluang dan gol untuk mendukung ambisi tim.

Aspek yang harus dikurang sang Starboy adalah show off dengan terlalu lama membawa bola.

4. Ramadhan Sananta (Persis Solo)

Penampilan Rafael Struick pada laga kontra Irak membuatnya menjadi sorotan.

Ia dianggap terlalu lama membawa bola dan lambat dalam mengambil keputusan.

Struick seperti kebingungan saat bermain sebagai false nine, hal tersebut bisa dimaklumi karena posisinya bukan penyerang murni.

Ramadhan Sananta yang merupakan seorang penyerang murni, memiliki atribut yang lebih klinis di depan gawang lawan.

Di laga pertama, namanya bahkan tidak masuk ke dalam daftar susunan pemain (DSP).

Di laga kedua nanti, ia dipercaya akan diberikan kesempatan oleh Shin Tae Yong.

Kehadiran empat pemain ini, diharapkan bisa menjadi kunci Shin Tae Yong saat menghadapi Vietnam di pertandingan kedua grup D Piala Asia 2023 Qatar.

Struick seperti kebingungan saat bermain sebagai false nine, hal tersebut bisa dimaklumi karena posisinya bukan penyerang murni.

Ramadhan Sananta yang merupakan seorang penyerang murni, memiliki atribut yang lebih klinis di depan gawang lawan.

Di laga pertama, namanya bahkan tidak masuk ke dalam daftar susunan pemain (DSP).

Di laga kedua nanti, ia dipercaya akan diberikan kesempatan oleh Shin Tae Yong.

Kehadiran empat pemain ini, diharapkan bisa menjadi kunci Shin Tae Yong saat menghadapi Vietnam di pertandingan kedua grup D Piala Asia 2023 Qatar. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#sandy walsh #Piala Asia 2023 #Ivar Jenner #Ramadhan Sananta #shin tae yong #Marselino Ferdinan