Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Papua Tanpa Wakil di Super League! Persipura Gagal Promosi, PSBS Biak Terdegradasi

Tina Mamangkey • Jumat, 8 Mei 2026 | 21:29 WIB
Pemain Persipura Jayapura gagal kalahkan Adhyaksa FC pada laga play-off Liga 2 2025-2026 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026). (Persipura)
Pemain Persipura Jayapura gagal kalahkan Adhyaksa FC pada laga play-off Liga 2 2025-2026 di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026). (Persipura)

 

RADARPAPUA - Sepak bola Papua menghadapi kenyataan pahit menjelang musim kompetisi 2026/2027. 

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, tidak ada satu pun klub asal Papua yang tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah Persipura Jayapura gagal promosi dan PSBS Biak lebih dulu terdegradasi.

Harapan masyarakat Papua sempat tertuju pada Persipura Jayapura yang menjalani laga playoff Liga 2 melawan Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026). Namun Mutiara Hitam harus mengakui keunggulan lawan setelah kalah tipis 0-1.

Kekalahan tersebut memastikan Persipura gagal merebut tiket promosi ke Super League musim depan dan membuat Papua dipastikan tanpa wakil di kompetisi elite nasional.

Persipura Tampil Dominan, Tapi Gagal Cetak Gol

Sejak awal pertandingan, Persipura langsung mengambil inisiatif serangan. Bermain di depan ribuan pendukung sendiri, tim asuhan Rahmad Darmawan mencoba menekan pertahanan Adhyaksa FC melalui permainan cepat dari sisi sayap.

Jeam Kelly Sroyer dan Gunansar Mandowen beberapa kali merepotkan lini belakang lawan dengan pergerakan agresif mereka.

Peluang emas pertama Persipura hadir pada menit ke-23 saat Kelly Sroyer melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Namun kiper Adhyaksa FC, Jefri Wibowo Suliarno, masih mampu melakukan penyelamatan penting.

Tekanan kembali datang ketika Gunansar berhasil menembus pertahanan lawan dan mengirim umpan matang kepada Reno Salampessy. Sayangnya peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.

Sepanjang babak pertama, Persipura tampil dominan dalam penguasaan bola. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat Mutiara Hitam gagal memanfaatkan peluang yang tercipta.

Gol Adilson Silva Jadi Penentu

Saat Persipura terus menyerang, Adhyaksa FC justru berhasil mencuri gol melalui serangan balik cepat pada injury time babak pertama.

Gol bermula dari aliran bola Hasim Kipuw kepada Adilson Gancho Da Silva di area pertahanan Persipura.

Adilson sukses memenangkan duel melawan Yustinus Pae sebelum melepaskan sepakan akurat yang gagal dihentikan Adzib Al Hakim Arsyad.

Gol pada menit 45+1 itu langsung mengubah jalannya pertandingan dan menjadi pukulan telak bagi tuan rumah.

Memasuki babak kedua, Adhyaksa FC bermain semakin disiplin dan rapat di lini pertahanan. Tim asuhan Ade Suhendra lebih banyak menunggu sambil mengandalkan serangan balik cepat.

Babak Kedua Persipura Jayapura Gagal Bangkit

Persipura berusaha bangkit pada babak kedua lewat berbagai variasi serangan. Bima Ragil Satria Rakasiwi dan Williams Jose Lugo Ladera beberapa kali mencoba memecah kebuntuan melalui tendangan jarak jauh.

Namun rapatnya pertahanan Adhyaksa FC membuat peluang demi peluang gagal berbuah gol.

Kesempatan terbaik Persipura hadir pada menit ke-79 lewat aksi akrobatik Ramai Melvin Rumakiek. Sepakannya hampir saja masuk ke gawang, tetapi kembali digagalkan penyelamatan gemilang Jefri Wibowo.

Persipura terus menggempur hingga tambahan waktu delapan menit diberikan wasit. Namun skor 1-0 untuk kemenangan Adhyaksa FC tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Papua Tanpa Wakil di Kasta Tertinggi

Kekalahan Persipura terasa semakin menyakitkan karena terjadi setelah PSBS Biak lebih dulu terdegradasi dari Super League.

Situasi ini membuat Papua dipastikan tidak memiliki wakil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan, sebuah kondisi yang cukup jarang terjadi mengingat Papua selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penghasil talenta sepak bola terbaik nasional.

Persipura sendiri pernah menjadi simbol kejayaan sepak bola Indonesia lewat berbagai prestasi di level domestik maupun Asia.

Absennya klub Papua di Super League tentu menjadi kehilangan besar bagi atmosfer sepak bola nasional, terutama karena dukungan fanatik masyarakat Papua selama ini selalu menjadi warna tersendiri di kompetisi Indonesia.

Kini Persipura menghadapi pekerjaan rumah besar untuk membangun kembali kekuatan tim agar mampu bangkit dan kembali bersaing pada musim berikutnya.

Susunan Pemain Persipura Jayapura vs Adhyaksa FC

Persipura Jayapura tampil dengan komposisi pemain seperti Adzib Al Hakim, Marckho Sandy Merauje, Alex Dusay, Yustinus Pae, Ruben Sanadi, Bima Ragil, Gunansar Mandowen, Williams Lugo, Kelly Sroyer, Reno Salampessy, dan Ramai Rumakiek.

Sementara Adhyaksa FC diperkuat Jefri Wibowo, Hasim Kipuw, Ardi Ramdani, Arif Satria, Rangga Widiansyah, Brayen Pondaag, Makan Konate, Satrio Mega, Adilson Silva, Ramiro Ezequiel Fergonzi, dan Galuh Aryanata.

Kemenangan ini menjadi sejarah penting bagi Adhyaksa FC setelah berhasil merebut tiket menuju Super League.

Sebaliknya, Persipura kembali harus menerima kenyataan pahit usai gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#Super League #Gagal Promosi #playoff Liga 2 #Kekalahan #persipura jayapura