RADARPAPUA - Kabar yang membuat pendukung Argentina sedikit khawatir datang dari pemusatan latihan Albiceleste menjelang dimulainya Piala Dunia 2026.
Lionel Messi, sosok yang menjadi kapten sekaligus pemain paling berpengaruh dalam skuad Argentina, dilaporkan belum mengikuti latihan penuh bersama rekan-rekannya setelah mengalami masalah ringan pada kondisi fisiknya.
Saat menjalani sesi latihan perdana tim di Kansas, Amerika Serikat, Messi terlihat mengikuti program latihan yang berbeda dari pemain lainnya.
Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah pencegahan yang disiapkan staf pelatih dan tim medis Argentina untuk menjaga kebugaran sang megabintang menjelang turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Program latihan khusus itu diberikan bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan dari lingkungan tim, pemain berusia 38 tahun tersebut saat ini mengalami peradangan ringan pada hamstring kiri.
Keluhan tersebut diyakini berkaitan dengan tingginya intensitas pertandingan dan aktivitas fisik yang dijalani Messi dalam beberapa pekan terakhir bersama klub maupun tim nasional.
Meski kondisi yang dialami tidak tergolong serius, tim medis Argentina memilih untuk mengambil langkah yang lebih hati-hati.
Mereka tidak ingin mengambil risiko yang dapat memperburuk kondisi Messi, terutama menjelang pertandingan-pertandingan penting di Piala Dunia 2026.
Fokus utama tim saat ini adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik sekaligus mengurangi kemungkinan munculnya cedera yang lebih berat.
Dengan cara tersebut, Messi diharapkan dapat kembali berada dalam kondisi terbaiknya saat Argentina membutuhkan kontribusinya di lapangan.
Akibat kondisi tersebut, peluang Messi untuk tampil dalam laga uji coba melawan Honduras diperkirakan sangat kecil. Peraih delapan gelar Ballon d'Or itu hampir dipastikan tidak akan dimainkan sejak menit pertama dalam pertandingan tersebut.
Meski demikian, kemungkinan namanya masuk dalam daftar pemain cadangan masih terbuka. Tim pelatih akan terus memantau perkembangan kondisi fisiknya sebelum mengambil keputusan final terkait keterlibatannya dalam laga tersebut.
Keputusan akhir mengenai keterlibatan Messi dalam pertandingan melawan Honduras akan ditentukan berdasarkan hasil evaluasi tim medis dalam beberapa hari mendatang.
Argentina memilih untuk tidak terburu-buru karena kesehatan dan kebugaran sang kapten dianggap jauh lebih penting dibanding memaksanya tampil dalam pertandingan persiapan.
Sementara itu, peluang Messi untuk bermain saat menghadapi Islandia masih cukup terbuka.
Namun kesempatan tersebut sepenuhnya bergantung pada perkembangan pemulihan hamstring kirinya dalam beberapa hari ke depan.
Apabila proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan tidak muncul keluhan tambahan, Messi berpotensi mendapatkan menit bermain untuk mengembalikan ritme pertandingan sebelum memasuki laga-laga yang lebih kompetitif di Piala Dunia.
Kehadiran Messi sendiri masih menjadi faktor yang sangat penting bagi Argentina. Meski usianya telah menginjak 38 tahun, kualitas, pengalaman, visi bermain, dan kepemimpinannya tetap menjadi aset berharga bagi skuad asuhan Lionel Scaloni.
Tak hanya menjadi motor serangan tim, Messi juga merupakan figur sentral yang mampu memberikan kepercayaan diri kepada rekan-rekannya dalam menghadapi pertandingan besar. Karena itulah, kondisi kebugarannya menjadi perhatian utama menjelang dimulainya turnamen.
Bagi para pendukung Argentina, kabar mengenai peradangan hamstring yang dialami Messi tentu menimbulkan kekhawatiran.
Namun mereka juga berharap tim medis dan staf pelatih dapat mengambil keputusan terbaik demi menjaga kondisi pemain terbaik mereka sepanjang turnamen.
Untuk saat ini, prioritas utama Albiceleste adalah memastikan Messi pulih sepenuhnya sebelum turun ke lapangan.
Argentina ingin sang kapten berada dalam kondisi prima agar dapat memimpin tim dalam upaya mempertahankan prestasi mereka dan kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia di Piala Dunia 2026.
Editor : Tina Mamangkey