RADARPAPUA - Para penggemar musik dan sepak bola akan disuguhi penampilan istimewa saat upacara pembukaan Piala Dunia 2026. Dilansir dari laman FIFA, dua bintang internasional, Shakira dan Burna Boy, dipastikan tampil membawakan lagu resmi turnamen berjudul "Dai Dai" dalam seremoni pembukaan yang berlangsung di Kota Meksiko pada 11 Juni mendatang.
Kehadiran kedua musisi tersebut menjadi salah satu daya tarik utama menjelang dimulainya ajang sepak bola terbesar di dunia. Shakira, yang telah lama identik dengan panggung sepak bola internasional, akan kembali menyapa penggemar lewat penampilan spesialnya bersama Burna Boy, salah satu penyanyi Afrika paling berpengaruh saat ini.
Selain dua nama besar tersebut, upacara pembukaan juga akan dimeriahkan oleh sejumlah musisi ternama dunia. Di antaranya Alejandro Fernández, Belinda, Danny Ocean, J Balvin, Lila Downs, Los Ángeles Azules, Maná, dan Tyla. Mereka akan membawakan lagu-lagu yang menjadi bagian dari album resmi turnamen.
Perpaduan para penyanyi dari berbagai negara ini diharapkan menghadirkan pertunjukan yang tidak hanya meriah, tetapi juga mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi salah satu ciri khas Piala Dunia.
Bagi Shakira, keterlibatan dalam turnamen kali ini menjadi momen spesial lainnya dalam perjalanan kariernya. Penyanyi asal Kolombia tersebut juga dijadwalkan tampil sebagai salah satu bintang utama pada pertunjukan paruh waktu final Piala Dunia 2026 yang digelar pada 19 Juli mendatang.
Baca Juga: 7 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Legenda Pegang Rekor 8 Gol Fase Gugur
Di luar kesibukannya dalam rangkaian acara Piala Dunia, Shakira saat ini masih menjalani tur dunia Las Mujeres Ya No Lloran World Tour yang sukses menarik perhatian penggemar di berbagai negara. Bahkan, rangkaian konser residensinya di Madrid telah mencatat penjualan lebih dari setengah juta tiket.
Dengan hadirnya Shakira, Burna Boy, dan sederet musisi internasional lainnya, upacara pembukaan Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi panggung hiburan spektakuler yang dinantikan jutaan penggemar di seluruh dunia.
Editor : Tina Mamangkey