RADARPAPUA - Kabar kurang menyenangkan datang dari skuad Timnas Brasil menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Bek muda berbakat Wesley dipastikan gagal tampil di turnamen terbesar sepak bola dunia setelah mengalami cedera yang memaksanya dicoret dari daftar pemain pilihan pelatih Carlo Ancelotti.
Cedera tersebut dialami pemain AS Roma itu saat memperkuat Brasil dalam laga persahabatan melawan Mesir pada 7 Juni. Gangguan pada otot paha kiri membuat Wesley tidak dapat melanjutkan persiapannya bersama Selecao dan harus mengubur impian menjalani debut di ajang Piala Dunia.
Bagi pemain berusia 22 tahun itu, keputusan tersebut tentu menjadi pukulan berat. Setelah bekerja keras untuk menembus skuad nasional, kesempatan tampil di panggung terbesar sepak bola dunia harus tertunda karena kondisi yang tidak diinginkan.
Melalui akun Instagram pribadinya, Wesley mengungkapkan rasa kecewa sekaligus tekadnya untuk bangkit dari situasi sulit yang sedang dihadapi.
"Tidak setiap pertempuran dimenangkan di medan perang. Hari ini saya harus menunda mimpi karena cedera. Rasanya sakit tidak bisa terus mengenakan seragam timnas Brasil saat ini, tetapi mereka yang tahu kisah saya tahu bahwa menyerah bukanlah pilihan," tulis Wesley di Instagram.
Pemain kelahiran Açailândia itu juga mengenang perjalanan panjang yang telah dilaluinya hingga mampu mencapai level tertinggi sepak bola profesional.
"Aku datang dari tempat yang jauh. Aku melewati masa-masa sulit, menghadapi tantangan, dan harus mengatasi banyak rintangan untuk sampai di sini. Tidak ada yang diberikan kepadaku begitu saja. Setiap pencapaian dibangun dengan kerja keras, keyakinan, pengorbanan, dan banyak ketahanan," imbuh dia.
Meski harus menerima kenyataan pahit, Wesley berusaha tetap tegar. Ia yakin masa sulit ini hanyalah bagian dari perjalanan karier yang akan membuatnya kembali lebih kuat di masa depan.
"Oleh karena itu, saya menghadapi momen ini dengan cara yang sama seperti saya menghadapi semua momen lainnya: dengan kepala tegak, dengan iman kepada Tuhan dan keyakinan bahwa saya akan kembali bahkan lebih kuat," terang Wesley.
"Terima kasih atas semua pesan, kasih sayang, dan dukungannya. Ini bukanlah akhir dari sebuah mimpi. Ini hanyalah babak lain dalam kisah hidupku. Terjatuh adalah bagian dari perjalanan. Bangkit kembali selalu menjadi kekuatan terbesar saya," tutur pemain kelahiran Aclailandia tersebut.
CBF Konfirmasi Cedera Wesley
Federasi Sepak Bola Brasil memastikan bahwa Wesley mengalami cedera otot adduktor pada paha kiri setelah menjalani pemeriksaan lanjutan oleh tim medis.
Dalam pernyataan resminya, federasi menyampaikan penyesalan atas cedera yang menimpa salah satu pemain muda andalan Brasil tersebut. Mereka juga menegaskan bahwa Wesley tetap menjadi bagian penting dari proyek tim nasional menuju target meraih gelar juara dunia keenam.
"Sepak Bola Brasil melaporkan bahwa atlet Wesley dievaluasi ulang pada hari Minggu ini oleh komisi medis Tim Nasional Brasil dan menjalani pemeriksaan pencitraan. Hasil pemindaian MRI menunjukkan adanya cedera otot pada otot adduktor paha kiri," jelas CBF di Instagram.
"CBF menyesalkan cedera tersebut. Wesley adalah pemain yang dicintai dalam tim dan akan selalu dianggap sebagai bagian dari tim ini yang sedang berupaya meraih gelar juara dunia keenamnya.
Menanggapi diagnosis tersebut, CBF (Konfederasi Sepak Bola Brasil) mengumumkan pemanggilan pemain Éderson, yang akan bergabung dengan delegasi pada hari Senin ini di Amerika Serikat," imbuh pihak federasi.
Ederson Dipanggil Menggantikan Wesley
Sebagai langkah cepat untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Wesley, federasi telah memanggil Ederson Anderson dari Atalanta. Gelandang yang disebut akan segera bergabung dengan Manchester United itu dijadwalkan menyusul skuad Brasil di Amerika Serikat pada Senin (8/6).
Sementara itu, Wesley kini akan fokus menjalani proses pemulihan agar dapat segera kembali merumput. Meski gagal tampil di Piala Dunia 2026, semangat dan optimisme sang pemain menunjukkan bahwa ia belum menyerah mengejar mimpi bersama Timnas Brasil di masa mendatang.
Editor : Tina Mamangkey