Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Terungkap! Ini Alasan Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink di Piala Dunia 2026

Tina Mamangkey • Rabu, 17 Juni 2026 | 07:32 WIB
Ruben Providence dari Haiti (kanan) mencoba mengecoh Aaron Hickey dari Skotlandia dalam pertandingan Piala Dunia, Sabtu (13/6/2026) di Stadion Gillette AS. Banyak pemain mengenakan sepatu warna pink. (Dok. Sebastian Restrepo/MassLive)
Ruben Providence dari Haiti (kanan) mencoba mengecoh Aaron Hickey dari Skotlandia dalam pertandingan Piala Dunia, Sabtu (13/6/2026) di Stadion Gillette AS. Banyak pemain mengenakan sepatu warna pink. (Dok. Sebastian Restrepo/MassLive)

 

RADARPAPUA - Pemandangan berbeda terlihat di Piala Dunia 2026. Di tengah ketatnya persaingan antarnegara, banyak pemain tampil dengan sepatu berwarna pink cerah yang mencolok. 

Tren ini ternyata bukan sekadar pilihan gaya, melainkan bagian dari strategi produsen perlengkapan olahraga untuk meningkatkan kepercayaan diri pemain sekaligus membuat sepatu lebih menonjol di lapangan.

Sejumlah merek ternama seperti Nike, Adidas, Puma, New Balance, hingga Skechers sama-sama meluncurkan koleksi sepatu sepak bola berwarna pink khusus untuk turnamen terbesar di dunia tersebut. Kesamaan pilihan warna ini pun memunculkan pertanyaan di kalangan pecinta sepak bola.

Pendiri BW Boots UK, Ben Warren, menilai fenomena tersebut bukan kebetulan karena hampir semua produsen mengusung konsep warna yang serupa.

"Banyak yang menganggap ini kebetulan, tetapi hal serupa terjadi terlalu sering. Berbagai merek meluncurkan sepatu dengan warna yang hampir sama. Dalam beberapa tahun terakhir desain sepatu memang mulai mirip, tetapi di Piala Dunia kali ini warnanya nyaris identik," ujarnya dipetik dari The New York Times.

Mengapa Pink yang Dipilih?

Odinga Nimako, salah satu petinggi divisi sepatu sepak bola global Nike, menjelaskan bahwa warna pink dipilih setelah perusahaan menerima banyak masukan dari atlet dan konsumen yang menyukai warna-warna mencolok, terutama untuk turnamen besar.

Menurutnya, warna cerah mampu memberikan dorongan kepercayaan diri saat bertanding, dan dari berbagai pilihan yang diuji, pink menjadi salah satu yang paling efektif.

"Kami terus mendengar dari atlet maupun konsumen bahwa warna-warna cerah memberi mereka kepercayaan diri. Karena itu, kami fokus mencari warna yang paling kuat memberikan efek tersebut, dan pink menjadi salah satunya," katanya.

Selain memberi efek psikologis, warna pink juga dianggap mencerminkan keberanian dan rasa percaya diri. Warna tersebut kini semakin diterima luas sehingga tidak lagi dipandang sebagai pilihan yang terbatas.

Nike juga mempertimbangkan faktor visual. Berdasarkan hasil pengujian, warna pink terlihat paling kontras dengan lapangan berumput hijau sehingga lebih mudah terlihat, baik oleh penonton di stadion maupun melalui siaran televisi.

"Warna pink sangat kontras dengan rumput hijau. Baik penonton di stadion maupun yang menyaksikan lewat televisi dapat melihatnya dengan lebih jelas. Itulah salah satu alasan utama kami memilih warna ini," jelas Nimako.

Dominasi warna pink semakin mencolok karena hampir tidak ada tim peserta Piala Dunia 2026 yang mengenakan seragam utama dengan warna serupa. Hal itu membuat sepatu para pemain menjadi pusat perhatian.

"Tujuan kami adalah membuat sepatu tampil menonjol dibandingkan seragam. Untuk turnamen sebesar Piala Dunia, kami ingin memberikan dampak visual yang kuat," ujarnya kepada The Athletic.

Tidak Semua Mengikuti Tren

Meski menjadi tren, warna pink tidak dipakai oleh semua pihak. FIFA tetap mewajibkan seluruh wasit menggunakan sepatu hitam buatan Adidas sesuai aturan yang berlaku.

Sejumlah pemain bintang juga tampil dengan desain eksklusif. Lionel Messi memakai Adidas El Ultimo Tango berwarna putih dan biru muda yang senada dengan seragam Argentina serta diberi sentuhan emas.

Christian Pulisic memilih Puma Kidsuper Ultra 6 berwarna putih dengan motif bintang biru yang terinspirasi dari bendera Amerika Serikat.

Sementara itu, Nike menyiapkan sepatu emas khusus untuk Cristiano Ronaldo yang dijadwalkan dirilis menjelang laga pertama Portugal di fase grup. Desain tersebut dibuat sebagai bentuk penghormatan atas pencapaiannya tampil di Piala Dunia untuk keenam kalinya.

"Kami ingin merayakan warisan dan pencapaian yang telah ia bangun sepanjang kariernya. Warna emas menjadi simbol yang paling tepat untuk itu," tuturnya.

Hanya Tren Sementara?

Meski mendominasi Piala Dunia 2026, tren sepatu pink diperkirakan hanya bersifat sementara. Ben Warren menyebut produsen perlengkapan olahraga biasanya akan memperkenalkan warna baru ketika musim kompetisi berikutnya dimulai.

"Saat musim baru bergulir, sekitar akhir Juli nanti, biasanya akan muncul tren warna yang berbeda," pungkasnya.

Dengan perpaduan strategi pemasaran, pertimbangan psikologis, dan efek visual yang mencolok, warna pink berhasil menjadi salah satu ikon Piala Dunia 2026.

Meski diperkirakan hanya menjadi tren sesaat, kehadirannya telah membuktikan bahwa dalam sepak bola modern, perlengkapan pemain tidak hanya berfungsi untuk menunjang performa, tetapi juga menjadi bagian dari identitas dan daya tarik di panggung dunia.

Editor : Tina Mamangkey
#Sepatu Pink #pemain #piala dunia 2026 #pink