Empat Medali Emas Antar Atlet Papua Bersinar di Kejuaraan Atletik Jateng Open

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 11:42 WIB
Atlet Papua Athletics Center (PAC) berfoto bersama setelah mengikuti Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/7/2026). Papua Athletics Center membawa pulang enam medali yang terdiri atas empat emas, satu perak, dan satu perunggu dari kejuaraan tersebut. (ANTARA/HO-PAC)
Atlet Papua Athletics Center (PAC) berfoto bersama setelah mengikuti Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026 di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (25/7/2026). Papua Athletics Center membawa pulang enam medali yang terdiri atas empat emas, satu perak, dan satu perunggu dari kejuaraan tersebut. (ANTARA/HO-PAC)

 

RADARPAPUA - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet-atlet asal Papua pada ajang Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026. 

Melalui Papua Athletics Center (PAC), mereka berhasil mengoleksi enam medali, termasuk empat medali emas, sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan atletik di daerah semakin mampu melahirkan atlet berprestasi yang berpeluang memperkuat Indonesia di masa depan.

Dalam kejuaraan yang berlangsung di Stadion Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, pada 23–25 Juli 2026 tersebut, PAC mengakhiri kompetisi dengan raihan empat medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan menilai pencapaian atlet-atlet Papua menjadi sinyal positif bagi perkembangan atletik nasional.

Menurutnya, keberhasilan atlet dari berbagai daerah di Papua memperlihatkan bahwa pembinaan yang dilakukan di tingkat daerah mulai memberikan hasil nyata.

“Medali dari atlet-atlet asal Nabire, Biak, Merauke, hingga Timika membawa pesan penting bagi masa depan atletik nasional,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) Luhut Binsar Pandjaitan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan PB PASI akan terus mendorong tersedianya ekosistem pembinaan yang tepat di berbagai daerah agar atlet-atlet elite dapat lahir secara berkesinambungan.

Empat medali emas PAC diraih dari berbagai nomor pertandingan. Elizabeth Martha Putri Baminggen menjadi juara nomor tolak peluru senior putri setelah mencatat tolakan sejauh 13,28 meter.

Pada nomor 400 meter senior putri, pelari asal Biak Mergina Asyerem tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 54,74 detik, sekaligus menyumbangkan emas kedua bagi kontingen Papua.

Baca Juga: Dari Kayo Pulau hingga Skouw Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Baru Jayapura

Medali emas berikutnya dipersembahkan Vinsensia Awutet Amjaram yang berhasil menjadi juara nomor lompat jauh senior putri dengan lompatan sejauh 5,96 meter.

Sementara emas keempat diraih tim estafet 4x400 meter putra yang diperkuat Benediktus Tsolme, Hendrik Raikerts Dacosta, Fransisko Adrianto Makaminang, dan Mandala Putra Rumaikewi. Keempat atlet tersebut mencatat waktu tiga menit 21,41 detik untuk finis di posisi pertama.

Selain empat emas, PAC juga menambah koleksi medali melalui Silfanus Ndiken yang meraih medali perak nomor lempar lembing senior putra dengan lemparan sejauh 64,10 meter.

Adapun Kresensia Mobok Ndiken melengkapi perolehan medali PAC dengan medali perunggu pada nomor lempar lembing senior putri setelah mencatat lemparan sejauh 39,55 meter.

Kejuaraan Jateng Open tidak hanya menjadi ajang berburu medali, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan pengalaman bertanding para atlet muda Papua.

Pada nomor 400 meter gawang senior putra, Hendrik Raikerts Dacosta finis di posisi keempat dengan waktu 54,70 detik, sedangkan Fransisko Adrianto Makaminang menempati peringkat kelima nomor 800 meter senior putra dengan catatan dua menit 3,07 detik.

Sementara itu, Natalis Kawad Kaize berada di posisi ketujuh nomor lempar cakram senior putra melalui lemparan sejauh 37,61 meter. Benediktus Tsolme juga finis di peringkat ketujuh nomor 400 meter senior putra dengan waktu 50,79 detik.

Pada nomor sprint, Mandala Putra Rumaikewi mencatat waktu 22,82 detik di nomor 200 meter senior putra, sedangkan Maikel Adokor membukukan waktu 11,76 detik pada nomor 100 meter senior putra.

Hasil yang diraih PAC di Jateng Open 2026 memperlihatkan semakin kuatnya kualitas pembinaan atletik di Papua.

Keberhasilan tersebut tidak hanya menghadirkan prestasi bagi daerah, tetapi juga membuka peluang lahirnya lebih banyak atlet potensial yang siap bersaing dan memperkuat Indonesia di berbagai kejuaraan mendatang. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
Kejuaraan Atletik Jateng Open 2026 PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan atlet papua medali emas