132 Petinju dari Delapan Kabupaten Adu Kemampuan di Kejurda Tinju Amatir Papua Pegunungan 2026

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 06:41 WIB
Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siep memberikan arahan pada kejurda tinju amatir tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Sekolah Minggu GKI Bethlehem Wamena. (ANTARA/Yudhi Efendi)
Pj Sekda Papua Pegunungan Wasuok D Siep memberikan arahan pada kejurda tinju amatir tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Sekolah Minggu GKI Bethlehem Wamena. (ANTARA/Yudhi Efendi)

 

RADARPAPUA - Ajang Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tinju Amatir 2026 di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan untuk menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan semangat pembinaan atlet muda di wilayah tersebut.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan mendorong seluruh peserta kejuaraan agar tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjadikan olahraga sebagai wadah pembentukan karakter, kerja keras, serta penghormatan terhadap aturan pertandingan.

Kejurda tinju amatir tahun 2026 yang berlangsung pada 3 hingga 8 Agustus 2026 tersebut diikuti sebanyak 132 petinju dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan.

Para atlet berasal dari Kabupaten Jayawijaya, Lanny Jaya, Tolikara, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Yalimo, Mamberamo Tengah, dan Nduga.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Pegunungan Wasuok D Siep mengatakan olahraga memiliki nilai yang lebih luas dibandingkan sekadar menang atau kalah dalam sebuah pertandingan.

"Olahraga adalah tempat kita belajar tentang disiplin, kerja keras, sportifitas, menghargai aturan serta," katanya.

Baca Juga: Kasus Pembunuhan Siswi SMP di Nabire, Polisi Bongkar Bukti Digital dari Tiga Telepon Seluler

Menurut Wasuok, seorang petinju harus memiliki keberanian dan kemampuan bertanding ketika berada di atas ring.

Namun, setelah pertandingan berakhir, para atlet tetap harus menjaga hubungan baik serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

"Nilai-nilai seperti inilah yang ingin terus kita tanamkan kepada generasi muda Papua Pegunungan agar menjadi pribadi yang kuat, rendah hati dan memiliki semangat membangun daerahnya," ujarnya.

Ia berharap Kejurda Tinju Amatir 2026 dapat menjadi wadah untuk mencari dan mengembangkan bibit-bibit atlet potensial dari seluruh kabupaten di Papua Pegunungan.

"Kami dari Pemprov Papua Pegunungan akan terus memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga, karena kami percaya bahwa prestasi olahraga mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional," katanya.

Wasuok juga mengajak seluruh peserta yang mengikuti kejuaraan tersebut untuk bertanding dengan penuh semangat serta menjaga nilai-nilai sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Dia menambahkan kepada 132 petinju dari delapan kabupaten supaya bertanding dengan penuh semangat, junjung tinggi sportifitas dan tunjukkan bahwa putra-putri Papua Pegunungan memiliki karakter yang Tangguh, berani dan berprestasi.

Selain itu, ia mengajak para orang tua dan masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada generasi muda agar dapat berkembang melalui kegiatan positif, termasuk olahraga.

"Kepada orang tua dan masyarakat, mari kita terus mendukung anak-anak untuk berkembang melalui kegiatan positif seperti olahraga. Dengan kebersamaan, kami yakin kita tidak hanya melahirkan atlet yang hebat, tetapi juga generasi yang sehat, berkarakter serta mampu membawa kedamaian dan persatuan di Tanah Papua," katanya.

Melalui Kejurda Tinju Amatir 2026, Pemprov Papua Pegunungan berharap lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi sekaligus memperkuat semangat persatuan di kalangan generasi muda Papua Pegunungan. (ant)

Editor : Tina Mamangkey
pemprov papua pegunungan kejurda tinju Tinju Amatir 2026 Papua Pegunungan