RADARPAPUA.ID- PT Hino Motors Manufacturing Indonesia (HMI) telah berhasil memperoleh sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk 10 jenis produknya, menjadikan Hino sebagai perusahaan truk pertama yang meraih pengakuan ini.
Santiko Wardoyo, COO-Direktur HMSI, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari kerja keras dan dedikasi Hino dalam mendukung perekonomian Indonesia melalui peningkatan penggunaan komponen produksi dalam negeri dan menciptakan kesempatan kerja baik secara langsung maupun tidak langsung melalui para pemasok yang terlibat dalam proses produksi.
Baca Juga: Ribuan Warga Ukraina dan Rusia Menemukan Perlindungan di Pulau Bali
Sertifikasi TKDN ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menginginkan penggunaan APBN dan APBD untuk belanja produk dalam negeri bukan barang impor. Hino hadir untuk memenuhi kebutuhan tersebut.
Sertifikat TKDN juga mencerminkan komitmen Hino dalam menggunakan komponen buatan dalam negeri yang dipasok oleh lebih dari 150 mitra lokal dalam produksi kendaraan Hino.
Perolehan sertifikasi TKDN ini merupakan hasil dari proses yang panjang bagi Hino. Proses sertifikasi yang ketat dilakukan oleh PT Surveyor Indonesia (Persero) di bawah pengawasan Kementerian Perindustrian Indonesia. Proses ini melibatkan penilaian menyeluruh terhadap fasilitas produksi Hino, rantai pasokan, dan komponen yang diproduksi secara lokal. Hino menghabiskan waktu selama lima bulan untuk memperoleh sertifikasi ini.
Baca Juga: Dengan 1,2 Juta Anda Sudah Bisa Bawa Pulang Infinix Hot 30 Play
Sepuluh varian Hino yang telah mendapatkan sertifikasi TKDN meliputi Hino 300 - 115 SD, Hino 300 - 136 MDL, Hino 300 - 136 HD, Hino 300 - 136 HDX, Hino 300/Microbus 115 SDB, dan Hino 300/Microbus 115 SDBL. Selain itu, terdapat juga Hino Bus GB 150 MT, Hino Bus GB 150 L AT, Hino 500 FG 260 JJ, dan Hino 500 FM 280 JD dengan nilai TKDN dan Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) lebih dari 40 persen. (jpg)