RADARPAPUA.ID- Pabrikan mobil AS Ford tengah berusaha meningkatkan produksi truk untuk mengurangi biaya produksi F-150 Lightning, sehingga harga truk listrik tersebut dapat lebih terjangkau bagi konsumen. Saat ini, pabrik The Rouge Electric Vehicle Center di Michigan ditutup untuk mengupdate fasilitas produksinya dengan target kapasitas produksi mencapai 150.000 unit per tahun mulai musim gugur mendatang.
Baca Juga: Rilis Galaxy A34 5G dan Galaxy A14 Enterprise Edition, Samsung Bidik Segmen Bisnis
Kendala pasokan dan kenaikan biaya material telah menyebabkan peningkatan biaya untuk Ford dan pelanggan dalam memproduksi truk listrik F-150 Lightning. Untuk mengatasi hal ini, Ford berkomitmen untuk meningkatkan aksesibilitas dan keterjangkauan truk ini, serta mengurangi waktu tunggu bagi para pelanggan baru.
Ford menawarkan bonus sebesar 1.000 dolar untuk pembeli ritel truk XLT, Lariat, atau Platinum melalui diler dan situs Ford sebagai bagian dari acara penjualan musim panas nasional. Selain itu, Ford Credit juga menawarkan suku bunga khusus 1,9 persen tahunan selama 36 bulan bagi pembeli yang memenuhi syarat.
Model F-150 Lightning kebanyakan memenuhi syarat untuk menerima kredit pajak kendaraan listrik komersial dan konsumen sebesar 7.500 dolar berdasarkan Undang-Undang Pengurangan Inflasi.
Baca Juga: Hati-Hati! Threads Rawan Ditunggangi Penjahat Siber
Mulai awal tahun depan, para pelanggan F-150 Lightning akan mendapatkan akses ke lebih dari 12.000 Supercharger Tesla di seluruh AS dan Kanada. Pelanggan komersial juga dapat mengakses solusi Ford Pro Charging untuk memastikan truk F-150 Lightning mereka tetap terisi daya, baik di rumah maupun di tempat kerja.(antara)