Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Untuk Para Pengemudi! Jangan Anggap Sepeleh Hal Ini

Fandy Gerungan • Senin, 7 Agustus 2023 | 10:04 WIB

Kerikil yang ada disela kembangan ban sangat berbahaya bila tak dibersihkan. [Ilustrasi]
Kerikil yang ada disela kembangan ban sangat berbahaya bila tak dibersihkan. [Ilustrasi]

RADARPAPUA.ID- Masalah kecil yang sering diabaikan oleh pengguna kendaraan baik roda dua maupun roda empat adalah adanya kerikil yang menempel di sela-sela kembangan ban. Padahal, hal ini dapat menjadi masalah serius jika dibiarkan terus menerus.

Batu kerikil yang menempel di ban dapat menyebabkan ban pecah, terutama saat kendaraan berjalan dengan kecepatan tinggi. Pecahnya ban dapat mengganggu keseimbangan dan kendali kendaraan, dan berpotensi menyebabkan kecelakaan, terutama saat berada di jalan tol atau jalan bebas hambatan.

Baca Juga: Suzuki Global Umumkan Capaian Positif, Penjualan Meningkat, Indonesia Berperan Penting

Sebenarnya, ban memiliki tugas berat dalam pergerakan mobil. Selain membantu pergerakan, ban juga menahan beban bodi mobil, meredam tekanan atau guncangan, serta meneruskan tenaga dari mesin dan menentukan keseimbangan mobil saat bergerak.

Kerikil yang menempel di tapak ban sering dianggap sepele, padahal ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada ban. Pola kembang pada ban dirancang untuk membuang air saat berjalan di jalan basah agar daya cengkeram meningkat. Kerikil ini dapat melukai ban dan menyebabkan korosi pada serat baja di dalamnya.

Batu kerikil yang menempel pada tapak ban juga dapat merusak lapisan ban dan mengurangi umur pakai ban. Bentuk batu yang runcing dan tajam sangat berbahaya, karena dapat menyebabkan sobek pada telapak ban.

Sebelum perjalanan jauh atau melewati jalan bebas hambatan, penting untuk memeriksa kondisi ban, terutama untuk melihat apakah ada masalah seperti kerikil yang menempel atau masalah lainnya. Jika ban sudah tidak layak pakai, segera ganti dengan ban baru untuk menjaga keselamatan dan menghindari risiko kecelakaan.

Baca Juga: Pilihan Hemat dan Ramah Lingkungan, Ini Daftar 25 Model Motor Listrik Yang Dapat Subsidi Rp7 Juta

Penting untuk menggunakan ban tubeless, karena jika terkena paku, biasanya tidak langsung pecah. Namun, perlu hati-hati saat ditambal, pastikan teknik tambal ban model tusuk atau string tubeless tidak merusak serat baja di dalam ban. Semoga informasi ini bermanfaat bagi para pengguna kendaraan. (jpg)

 
 
 
 
Editor : Fandy Gerungan
#tips #ban kendaraan