Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Baterai Motor Listrik, Jenis-Jenisnya dan Cara Memilih yang Tepat Sebelum Membeli

Tina Mamangkey • Senin, 18 September 2023 | 20:46 WIB
Petugas memeriksa sepeda motor listrik di salah satu dealer yang berada di Kampung Melayu, Jakarta. (DERY RIDWANSAH)
Petugas memeriksa sepeda motor listrik di salah satu dealer yang berada di Kampung Melayu, Jakarta. (DERY RIDWANSAH)

RADARPAPUA - Kendaraan listrik dikenal sebagai jenis kendaraan yang menggunakan satu atau lebih motor listrik atau motor traksi sebagai sumber daya utamanya.

Dengan adanya perkembangan kendaraan listrik, banyak yang meyakini bahwa teknologi ini dapat membawa dampak positif bagi lingkungan serta menghemat penggunaan bahan bakar. Namun, dalam konteks kendaraan listrik, terdapat sebuah komponen yang sangat penting.

Baterai, menjadi salah satu komponen kunci dalam kendaraan bertenaga listrik, terutama pada sepeda motor yang mengadopsi teknologi elektrifikasi. Berbagai jenis baterai motor listrik memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Oleh karena itu, bagi kamu yang ingin membeli kendaraan listrik, perlu mengetahui jenis-jenis baterai pada kendaraan.

5 Jenis-jenis baterai motor listrik:

    1. Nikel Kadmium

Baterai Nikel Kadmium merupakan jenis baterai yang paling kuat, diantara jenis baterai motor listrik lainnya.

Baterai motor listrik ini, dapat digunakan dalam waktu lebih lama, jika dibandingkan dengan baterai Lead Acid.

Tetapi, kelemahan baterai Nikel Kadmium bisa berkurang sebanyak 70 persen dalam waktu 24 jam meski motor tidak digunakan.

Hal tersebut, disebabkan oleh kepadatan yang rendah dari baterai nikel kadmium, dan kandungan baterai di dalam juga cukup berbahaya untuk lingkungan, sehingga limbahnya tidak bisa diolah sembarangan.

    2. Lithium-ion (Li-ion)

Selain Nikel Kadmium, ada juga baterai Lithium-ion (Li-ion) merupakan jenis baterai motor listrik yang mulai diperkenalkan tahun 2022, seperti memiliki kapasitas 60V 45A (2.7 kWh).

Jenis baterai ini, mudah ditemukan di pasaran dan juga paling mahal yang dapat bertahan lama hanya dalam sekali pengecekan, Tetapi, jenis baterai ini membutuhkan pengisian selama empat jam dari nol sampai 100 persen, dan diklaim dapat menempuh jarak hingga 70 kilometer, hanya dalam satu kali pengisian hingga penuh.

Jenis baterai ini, cocok untuk digunakan perjalanan jarak jauh, membawa beban berat, dan umurnya yang cukup panjang.

Selain itu, cara pasang baterai Nikel Kadmium sangat mudah dan memiliki kapasitas yang lebih besar, serta tidak memiliki bobot besar.


    3. Lithium Polymer (Li-po)

Lithium Polymer merupakan salah satu jenis baterai motor listrik yang terbuat dari senyawa polimer.

Baterai listrik ini, berbentuk fleksibel yang dikenal dengan sebutan Li-po, terutama dalam suhu panas.

Tetapi, baterai ini masih cukup mahal, sehingga masih sangat sulit ditemukan pada kendaraan listrik yang menggunakan baterai Li-po.

    4. Lead Acid

Lead Acid merupakan salah satu jenis baterai motor listrik berikutnya dan termurah diantara baterai lainnya, karena memiliki bentuk lebih kecil.

Jenis baterai ini, hampir mirip seperti aki motor. Tetapi, beratnya cukup berat dan mempengaruhi beban daya tarik motor, serta baterai ini lebih boros dibandingkan dengan jenis baterai lainnya.

Selain itu, baterai tersebut juga memiliki berat tiga kali lebih dibandingkan Li-ion, dan mencapai 53 kg dengan kapasitas 60 V.

    5. Nikel Metal

Baterai nikel metal merupakan salah satu jenis baterai motor listrik yang menggunakan materai hidrogen untuk menyimpan energi dan nikel, serta logam lainnya untuk menjaga ion hidrogen di dalamnya.

Baterai jenis ini, juga memiliki keunggulan lebih tahan lama jika dibandingkan dengan Li-Ion. Tetapi, harga baterai tersebut sangat mahal dan tingkat self-discharge-nya cukup tinggi yang dapat menghasilkan suhu panas berlebihan. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#baterai #Kendaraan Listrik #motor lisrik