RADARPAPUA - Bagasi di bawah jok motor saat ini menawarkan ruang yang lebih luas dan nyaman untuk menyimpan barang-barang besar saat bepergian. Praktis, menyimpan barang-barang bawaan di dalamnya membuat pengendara dan penumpang merasa lebih senggang, terutama bagi kaum laki-laki yang enggan membawa tas. Beberapa di antara mereka memilih untuk menaruh barang berharga seperti handphone dan dompet di dalam bagasi jok motor.
Namun, terdapat beberapa pertimbangan teknis yang perlu diingat. Bagasi jok motor ini berdekatan dengan mesin dan tangki bahan bakar, yang menjadikannya tidak cocok untuk penyimpanan semua jenis barang. Selain itu, bagasi ini kurang memiliki sirkulasi udara dan akan tertutup selama perjalanan.
Selama pengoperasian motor, suhu dalam bagasi akan meningkat, menciptakan risiko kerusakan bagi barang-barang di dalamnya. Sejumlah barang sebaiknya tidak ditempatkan di dalam bagasi jok motor, seperti yang dihimpun JawaPos.com dari berbagai sumber:
Handphone
Alasan utama handphone sebaiknya tidak diletakkan di dalam bagasi jok motor adalah karena baterai yang memiliki sumber energi yang dapat menghasilkan panas.
Handphone yang dalam keadaan menyala akan menghasilkan panas ditambah lagi dengan panas dari mesin motor yang sedang berjalan.
Jika handphone diletakkan di ruang tertutup seperti bagasi jok motor maka tidak ada media untuk mentransfer panas yang besar tersebut, sehingga besar risiko terjadinya ledakan.
Barang Elektronik
Selain handphone, barang elektronik jenis apapun juga sebaiknya tidak diletakkan di dalam bagasi jok motor.
Sama dengan handphone, barang elektronik ditambah dengan panas dari mesin motor yang sedang berjalan dan di ruangan tertutup akan dikhawatirkan berpotensi menyebabkan ledakan.
Kosmetik
Panas mesin motor akan menyebabkan kosmetik jenis apapun dapat meleleh jika disimpan di dalam bagasi jok motor.
Kandungan kimia dalam peralatan kosmetik juga dikhawatirkan dapat merusak motor jika tidak sengaja masuk ke dalam mesin.
Parfum Kemasan Botol
Parfum berkemasan botol juga sebaiknya tidak diletakkan di dalam bagasi jok motor karena mudah menguap dan dapat memicu bensin dalam motor memercikkan api.
Baca Juga: Lindungi UMKM, Kemenkeu Rilis PMK Nomor 96 Tahun 2023 soal Pajak Impor dan Ekspor Barang Kiriman
Jas Hujan Basah
Hal ini sering dilakukan terutama ketika musim hujan. Kadang kita terburu-buru menyimpan jas hujan dan tidak peduli meskipun jas hujan tersebut masih basah.
Padahal, jas hujan berbahan dasar polyester dan gore tech yang ketika disimpan di dalam jok motor dalam keadaan basah akan menyebabkan rusaknya jas hujan.
Bahan Makanan
Suhu motor dalam keadaan mesin menyala bisa mencapai lebih dari 36 derajat celcius dan dapat mengurai sayur-sayuran, buah-buahan, coklat, yoghurt, es krim, dan menurunkan kualitas bahan makanan. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey