RADARPAPUA - Jepang, dengan angka kelahiran yang rendah, kini menghadapi tantangan serius dalam hal penuaan angkatan kerja, yang mengakibatkan kekurangan pengemudi truk, terutama untuk kelas heavy duty yang mengoperasikan kendaraan besar. Isuzu menanggapi masalah ini dengan memperkenalkan ELFmio pada Japan Mobility Show (JMS) 2023 yang digelar pada Rabu (25/10).
ELFmio adalah truk model light-duty yang didesain untuk memudahkan pengemudi dengan SIM standar Jepang, tanpa perlu SIM khusus truk. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Isuzu untuk menciptakan lebih banyak peluang pekerjaan sebagai pengemudi truk.
Menurut informasi yang diungkap oleh Jawa Pos, ELFmio mampu mengangkut beban hingga 1.300 kg. Mesinnya memiliki kapasitas 1.898 cc dan menggunakan bahan bakar diesel. Mesin ini dapat menghasilkan tenaga hingga 88kw pada rentang 3.000-3.500 rpm, dengan torsi mencapai 1.600-2.000 rpm. Kabin truk ini juga memiliki kapasitas hingga tiga orang.
Di Indonesia, ELFmio mirip dengan Isuzu Traga yang memungkinkan pengemudi mengemudikannya dengan SIM A tanpa perlu SIM B atau B1. Melalui ELFmio, Isuzu Jepang bertujuan untuk menyediakan truk yang mudah dikemudikan, seperti kendaraan penumpang, tanpa memandang pengalaman atau usia pengemudi.
Shinsuke Minami, Chief Operating Officer (COO) Isuzu Motors Limited, menyatakan bahwa ELFmio akan segera menjadi bagian dari seri truk ELF. Dia berharap ELFmio akan memotivasi lebih banyak orang untuk menjalani profesi sebagai pengemudi truk.
Keunggulan ELFmio terletak pada kemudahan dan kenyamanan mengemudi, dengan radius putar yang kecil, memungkinkan truk ini untuk bermanuver dengan mudah di jalan-jalan sempit.
Di tengah meningkatnya kekurangan pengemudi, Isuzu menghadirkan solusi untuk meningkatkan jumlah pengemudi yang dapat mendukung pengiriman jarak jauh," ungkap Shinsuke Minami. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey