RADARPAPUA - Baru-baru ini, Ola Electric, perusahaan skuter listrik asal India yang dimiliki oleh Bhavish Aggarwal, mencatat lonjakan penjualan yang signifikan sejak diluncurkan beberapa tahun lalu.
Perusahaan ini bahkan berambisi untuk menyaingi Tesla dalam ranah roda dua.
Aggarwal, sebagai pencetus Ola Electric, menyampaikan tekadnya untuk bersaing dengan Elon Musk dari Tesla dalam meluncurkan jutaan skuter listrik, menjalani visi masa depan yang lebih bersih.
"Kami sedang berlomba dengan Tesla untuk masa depan yang lebih bersih," ungkap Aggarwal kepada Reuters.
Fokus utama Ola Electric adalah menghilangkan mesin pembakaran internal (ICE) dari India, yang telah menjadi penyebab polusi signifikan di negara tersebut.
"Kami akan mengakhiri era ICE," tegas Aggarwal, yang saat ini berusia 38 tahun.
Lonjakan penjualan e-skuter Ola Electric mencapai 338.000 unit dalam waktu sekitar dua tahun, mendorong perusahaan ini menuju pencatatan pasar saham.
Aggarwal berencana untuk melipatgandakan kapasitas produksi tahunannya menjadi dua juta kendaraan pada awal tahun baru 2024.
Meskipun berhasil mengukuhkan diri sebagai pemimpin pasar kendaraan listrik roda dua di India, Ola Electric masih menghadapi sejumlah tantangan.
Masyarakat India masih perlu beradaptasi dengan penggunaan skuter listrik, dan infrastruktur jalanan yang kurang memadai menjadi rintangan utama.
Namun, lonjakan pembelian tidak hanya membawa keuntungan. Permintaan perbaikan skuter meningkat secara drastis, menciptakan tantangan baru bagi Ola Electric.
Di bengkel terbesarnya di Thane, lebih dari 100 skuter elektrik menunggu perbaikan, mencerminkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus yang ditangani oleh pusat perbaikan.
Devendra Ghuge, manajer layanan Thane, menjelaskan bahwa jumlah kasus yang ditangani telah meningkat menjadi sekitar 1.000 per bulan dalam empat bulan terakhir, dengan waktu tunggu yang diperpanjang hingga dua minggu.
Meski demikian, Ola Electric berkomitmen untuk memenuhi janjinya kepada pelanggan, yang dapat membawa kendaraan mereka yang rusak ke cabang-cabang Ola Electric untuk diperbaiki. (jpg)
Editor : Tina Mamangkey