Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Memahami Fungsi D, D3, dan D2 pada Transmisi Mobil Matic

Tina Mamangkey • Jumat, 8 Maret 2024 | 11:44 WIB
Ilustrasi: Tuas transmisi mobil matic. (Meineke).
Ilustrasi: Tuas transmisi mobil matic. (Meineke).

RADARPAPUA - Mobil dengan transmisi automatic atau matic semakin diminati masyarakat karena kepraktisannya.

Dengan tidak perlu repot menginjak kopling atau menggeser tuas persneleng, mobil matic memungkinkan pengendara untuk dengan mudah menjalani kegiatan sehari-hari hanya dengan menginjak pedal gas dan rem.

Menurut laporan, mobil dengan transmisi otomatis, terutama mobil matic, semakin populer di Indonesia karena kemudahan penggunaannya.

Khususnya di kota-kota padat seperti Jakarta dan Bandung, mobil matic menjadi pilihan favorit karena meminimalkan stres di tengah kemacetan.

Selain kepraktisan, penggunaan mobil matic juga diunggulkan karena dapat menghemat tenaga dibandingkan dengan mobil transmisi manual.

Pengemudi tidak perlu repot-repot mengoper gigi atau menggunakan kopling, yang membuat pengalaman berkendara lebih nyaman.

Namun, sebelum mengemudi mobil matic, penting untuk memahami beberapa hal terlebih dahulu, termasuk posisi tuas transmisi.

Meskipun sudah praktis, pengendara harus memiliki pengetahuan yang memadai tentang karakteristik mobil yang dikendarai.

Transmisi otomatis umumnya menggunakan simbol huruf dan angka untuk menunjukkan posisi gigi.

Penting bagi pengemudi untuk memahami arti setiap simbol tersebut agar dapat menggunakannya dengan benar.

Sebagai contoh, posisi transmisi sebaiknya di D saat mobil melaju di kecepatan normal.

Hal ini bertujuan untuk mengoptimalkan konsumsi bahan bakar dan menjaga stabilitas mobil.

Ketika menghadapi tanjakan atau turunan, penggunaan posisi L atau gigi 2 sesuai kebutuhan dapat membantu.

Persneling mobil matic bertugas untuk mengatur perpindahan gigi secara otomatis, menghilangkan kebutuhan untuk menginjak kopling.

Ada dua jenis transmisi mobil matic, yaitu semi otomatis dan otomatis. Susunan persneling mobil matic biasanya terdiri dari P-R-N-D-D3-2-L.

Arti Persneling Mobil Matic:

Parking atau P

Kode transmisi P pada mobil matic berguna buat mengunci transmisi, sehingga mesin mobilnya tidak akan bergerak lagi. Pada kondisi P ban mobil masih bisa bergerak, namun kondisi mesin tidak akan bekerja karena sistem transmisinya terkunci.

Penggunaan P sangat di sarankan saat mobil akan di parkir dalam waktu yang lama, sehingga mobil akan tetap aman tanpa bergerak sedikitpun. Dengan adanya transmisi P, maka Anda tidak perlu repot menggunakan sistem keamanan yang lainnya.

Neutral atau N

N merupakan kode transmisi yang berguna untuk membuat mesin mobil dalam kondisi yang netral, sehingga tidak akan membuat mesin terkunci. Pada saat kode parking tidak diaktifkan, maka mobil masih bisa digerakkan maju atau mundur dengan cara didorong secara manual.

Penggunaan N juga sangat direkomendasikan untuk mobil yang sedang berhenti sejenak dan tidak direkomendasikan untuk pemberhentian dalam waktu yang lama.

Drive atau D

D adalah kode transmisi yang berguna untuk mobil yang sedang bergerak di jalanan yang normal seperti jalanan yang landai dan tidak direkomendasikan di pakai saat melewati tanjakan. Dengan menggunakan kode D, maka mobil akan melaju dengan lebih stabil dan aman.

Para pengendara bisa langsung mengatur bagian pedal gas dan juga rem, lalu Electronic Control Unit akan otomatis mengatur perpindahan gigi sesuai dengan perputaran mesin. Selain itu, pengaturan gigi otomatis juga tergantung dari kecepatan mobilnya.

Reverse atau R

Kode R dalam sistem transmisi mobil berguna untuk menggerakan mobil ke arah belakang atau mundur. Dengan menggunakan R, maka proses mundur akan akan lebih mudah dilakukan dan akan lebih aman buat para pengendara mobil.

Angka 2 dan 3

Pada transmisi mobil matic biasanya Anda akan menemukan angka 2 yang letaknya di bawah D dan ada juga angka 3 di sebelahnya. Pada dasarnya, 3 atau D3 berguna untuk memerintahkan mesin supaya membatasi rasio sampai gigi 3 saja. Namun Anda juga bisa memilih 2 atau Second untuk melewati jalanan menanjak.

Low atau L

L atau 1 adalah kode transmisi yang biasanya memerintahkan mesin untuk memakai gigi yang rendah dan akan membatasi penggunaan gigi hanya sampai gigi 1 saja. L sangat cocok di pakai untuk melewati tanjakan yang kondisinya curam dan panjang. (jpg)

Editor : Tina Mamangkey
#mobil matic #Transmisi matic #Matic #automatic