RADARPAPUA.ID- Saat ini, ada lima perusahaan yang berkompetisi di MotoGP, yakni Aprilia, Ducati, Yamaha, Honda, dan KTM. Namun, ada kabar terbaru bahwa BMW Motorrad, yang sebelumnya tidak tertarik untuk berpartisipasi dalam MotoGP, kini menunjukkan minatnya. Sebelumnya, BMW Motorrad hanya terlibat dalam World Superbike (WorldSBK).
Namun, dengan Markus Flasch sebagai CEO BMW Motorrad saat ini, bersama dengan perubahan format MotoGP dengan adanya sprint race, BMW Motorrad tampaknya tertarik untuk bergabung dalam persaingan dengan pabrikan motor lainnya.
Baca Juga: Jadwal Imsak, Buka Puasa, dan Waktu Sholat Wilayah Papua Barat dan Sekitarnya, Selasa 19 Maret 2024
Menurut Markus, yang dikutip dari Motorsport.com, meskipun BMW M telah menjadi mitra kendaraan MotoGP selama beberapa tahun, keputusan untuk ikut serta dalam kompetisi haruslah masuk akal. Namun, dia tidak menutup kemungkinan untuk hal tersebut.
Pada sesi tes di Sirkuit Sepang, Malaysia, bulan Februari lalu, Massimo Rivola dari Aprilia menyatakan bahwa MotoGP akan menyambut baik kehadiran pabrikan baru untuk menggantikan Suzuki saat peraturan teknis berubah pada tahun 2027. Rivola juga menyebut BMW sebagai calon potensial, mengacu pada kecepatan motor BMW S 1000 RR yang dikendarai oleh Toprak Razgatlioglu dalam ajang WorldSBK. Bahkan, Toprak sendiri bisa saja bergabung dengan BMW di MotoGP.
Baca Juga: Konsisten Mengomunikasikan Value Perusahaan, BRI Raih 6 Penghargaan di PR Indonesia Awards 2024
Aprilia sendiri menggunakan mesin RSV4 yang sudah terbukti di WorldSBK sebagai dasar untuk kembalinya mereka ke MotoGP. Motor tersebut kemudian dimodifikasi menjadi prototipe RS-GP yang telah berhasil meraih kemenangan.
Rivola mengakui bahwa BMW menunjukkan kecepatan yang cukup baik dalam pengujian Superbike bersama Razgatlioglu, dan hal ini menimbulkan antusiasme.Selain itu, Dorna Sports juga masih berharap untuk menarik pabrikan keenam ke MotoGP. (*)