RADARPAPUA.ID- Dua jenis ban yang umum digunakan di Indonesia adalah ban biasa dengan ban dalam dan ban tubeless tanpa ban dalam. Saat memilih di antara keduanya untuk mudik Lebaran, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan secara serius karena perjalanan mudik seringkali mencapai ratusan kilometer dengan mesin menyala berjam-jam.
Sebelum membuat keputusan, perlu dipertimbangkan kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis ban.
Baca Juga: Motor Trail 125cc Aprilia 'Black Spider' Siap Hadapi Tantangan Performa Kawasaki KLX150
Ban tubeless menjadi pilihan utama saat ini karena tidak memerlukan ban dalam, cocok untuk kondisi jalan di dalam negeri, dan lebih tahan terhadap kebocoran akibat ranjau paku atau benda tajam lainnya di jalan. Kelebihannya termasuk kemampuan untuk tetap menjaga tekanan udara lebih lama jika tertusuk paku.
Namun, ada beberapa kekurangan ban tubeless seperti harga yang lebih mahal, perbaikan yang lebih sulit, dan bobot yang lebih berat, yang dapat mempengaruhi performa kendaraan.
Baca Juga: Sinyal Terang Dari MG, Mobil Baru Yang Akan Dirilis Ke Pasar VS HEV
Di sisi lain, ban biasa dengan ban dalam memiliki keunggulan harga terjangkau dan perbaikan yang relatif mudah dan murah. Namun, risiko kebocoran lebih tinggi dan perlu perbaikan yang cepat karena langsung mempengaruhi tekanan udara.
Pemilihan antara kedua jenis ban harus disesuaikan dengan kebutuhan, termasuk rute perjalanan, jarak tempuh, efisiensi bahan bakar, dan ketersediaan layanan servis. Penting juga untuk selalu membawa ban serep, tidak peduli jenis ban yang dipilih, untuk mengurangi kekhawatiran dan menghemat waktu jika terjadi masalah di jalan. (*)