RADARPAPUA.ID- Dalam sistem pendingin udara (AC) mobil, bagian evaporator memiliki peran yang sangat penting. Kebocoran pada evaporator dapat menyebabkan AC mobil tidak bekerja dengan efektif, dan penyebabnya sebenarnya cukup sederhana. Tekanan rendah dari aliran freon yang melewati evaporator menghasilkan udara dingin yang kemudian disalurkan ke dalam kabin mobil melalui kisi AC.
Baca Juga: Apakah Ban Tubeless Atau Ban Biasa Yang Lebih Tepat Untuk Mobil Anda?
Ferry Jensen, pemilik bengkel spesialis Rotary Auto menegaskan bahwa kebocoran pada evaporator seringkali disebabkan oleh kurangnya perawatan, terutama jarangnya membersihkan evaporator. Kotoran yang menumpuk dalam kabin mobil dapat mengendap pada evaporator, terutama karena udara kabin yang lembab, sehingga membentuk lapisan lumpur atau lendir yang dapat memicu karat dan akhirnya kebocoran.
"Kebocoran pada evaporator dapat mengakibatkan kehabisan freon, yang pada akhirnya menyebabkan AC mobil tidak menghasilkan udara dingin sama sekali," tambahnya. Untuk mendeteksi kebocoran evaporator, dapat menggunakan alat pressure gauge untuk mengukur tekanan freon. Jika tekanan di bawah standar, kemungkinan besar terjadi kebocoran.
Baca Juga: Motor Trail 125cc Aprilia 'Black Spider' Siap Hadapi Tantangan Performa Kawasaki KLX150
Jika tidak ada kebocoran yang ditemukan pada bagian lain sistem AC, maka kemungkinan besar masalah berada pada evaporator. Untuk memastikan kebocoran, evaporator perlu dilepas dari dalam dasbor dan direndam dalam air. Gelembung udara akan muncul di titik kebocoran. (*)