Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kia Bikin Heboh! Perangkat Terbaru untuk Menguasai Industri Mobil Hibrida!

Richard Lawongan • Sabtu, 6 April 2024 | 17:36 WIB
Kia EV9 GT Line
Kia EV9 GT Line

RADARPAPUA Kia berencana menambahkan lebih banyak mobil hibrida ke koleksi mobilnya ke depannya. Mereka melakukan ini untuk merespons perubahan di dunia mobil, terutama naiknya minat pada mobil listrik.

Menurut berita di Autocar hari Jumat, Kia akan meluncurkan sembilan mobil hibrida baru dalam beberapa tahun ke depan. Mobil-mobil ini akan menjadi bagian dari jenis-jenis mobil utama yang mereka tawarkan pada tahun 2028.

Kia belum menyebutkan secara spesifik mobil apa yang akan menjadi mobil hibrida.

Mereka masih punya target menjual 1,6 juta mobil listrik setiap tahunnya pada tahun 2030. Tapi, mereka menyadari bahwa penjualan mobil listrik sedang melambat karena ekonomi yang kurang baik, subsidi yang berkurang, dan kurangnya tempat pengisian daya. 

Kia berharap bahwa pada tahun 2030, 20 persen dari penjualan mereka akan berasal dari mobil hibrida, naik dari 14 persen pada tahun 2024. Sedangkan penjualan mobil listrik diproyeksikan naik dari 10 persen menjadi 38 persen pada tahun yang sama.

Baca Juga: Catatan Positif, Penjualan Kendaraan Hyundai dan Kia Di Britania Naik 8,7 Januari-Oktober

Secara total, Kia berencana bahwa pada tahun 2030, mobil listrik akan menyumbang 58 persen atau sekitar 2,48 juta unit dari total penjualan mereka.

Tapi, persentase ini berbeda-beda di berbagai wilayah. Di Amerika Serikat dan Kanada, Kia memperkirakan bahwa sekitar 35 persen penjualannya akan berasal dari mobil hibrida pada tahun 2030. Sementara di Uni Eropa, mobil hibrida diharapkan menyumbang 12 persen dari total penjualan.

Di Korea Selatan, Kia berharap bahwa mobil hibrida akan menjadi yang paling laris pada akhir dekade ini, dengan 43 persen dari penjualan mereka. Sedangkan mobil listrik akan menyumbang 41 persen dan mobil bensin hanya 16 persen.

Saat ini, mobil hibrida hanya menyumbang satu persen dari penjualan Kia di China, dan Kia akan berhenti menjualnya di sana pada tahun 2030.

Kia juga berjanji akan mengembangkan teknologi hybrid baru yang lebih baik dalam hal daya dan penggunaan bahan bakar.

Presiden dan CEO Kia, Ho Sung Song, mengatakan bahwa mereka ingin terus mengembangkan mobil listrik yang inovatif. Mereka juga ingin membantu mengurangi dampak buruk pada lingkungan.

Baca Juga: Kemitraan Strategis, Aplikasi Samsung SmartThings Kini Terintegrasi Dengan Mobil Hyundai Dan Kia

Selain itu, Kia juga berencana untuk meluncurkan enam model baru mobil listrik pada akhir tahun 2026. Dan mereka akan memulai dengan van listrik pada akhir 2025. (Nal)

Editor : Richard Lawongan
#Mobil Listrik #mobil kia #kia #mobil hibrida