Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Mobil Listrik China Ancam Industri Otomotif AS? Anggota Parlemen AS Minta Presiden Biden Bertindak

Jasinta Bolang • Senin, 15 April 2024 | 05:54 WIB
Kolase foto - Mobil listrik pabrikan Tiongkok. ANTARA/Pamela Sakina.
Kolase foto - Mobil listrik pabrikan Tiongkok. ANTARA/Pamela Sakina.

RADARPAPUA - Seorang anggota parlemen AS ingin Presiden Biden menghentikan mobil listrik buatan China masuk ke AS selamanya karena dianggap sebagai ancaman.

 

Senator Brown menulis surat kepada Biden meminta larangan permanen terhadap mobil listrik China di AS karena dianggap membahayakan industri otomotif AS.

 

Presiden Biden telah mengatakan bahwa ia tidak akan membiarkan mobil listrik China mengancam keamanan nasional AS.

 

Senator Brown bersama Senator Peters dan Stabenow juga meminta kenaikan tarif impor mobil listrik China untuk mengurangi risiko keamanan nasional.

 

Ada kekhawatiran bahwa produsen mobil China bisa merakit kendaraan di Meksiko untuk memenuhi syarat untuk mendapatkan kredit pajak kendaraan listrik AS.

 

Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menaikkan tarif pada mobil listrik China karena kekhawatiran terhadap keamanan nasional dan perlindungan data orang Amerika.

 

Kedua senator dari Partai Republik juga ingin menaikkan tarif pada mobil China, meskipun jumlahnya relatif sedikit yang diimpor ke AS. Kedutaan Tiongkok di AS menolak seruan untuk menaikkan tarif, mengklaim bahwa mobil Tiongkok mencerminkan kualitas dan inovasi industri manufaktur Tiongkok.  (jib)

Editor : Jasinta Bolang
#Amerika #EV #mobil #China