7 Tips Hemat BBM agar Kendaraan Tetap Efisien dan Prima

Tina Mamangkey • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 09:24 WIB
Ilustrasi- Bikin tangki bensin awet seharian, 7 langkah efisiensi BBM yang wajib coba. (magnific.com)
Ilustrasi- Bikin tangki bensin awet seharian, 7 langkah efisiensi BBM yang wajib coba. (magnific.com)

 

RADARPAPUA - Pengeluaran untuk bahan bakar dapat ditekan tanpa harus mengurangi aktivitas menggunakan kendaraan secara berlebihan. Efisiensi konsumsi bahan bakar justru bisa dimulai dari kebiasaan sederhana saat berkendara serta memastikan kondisi kendaraan selalu terawat.

Mulai dari menjaga tekanan ban, mengatur cara menginjak pedal gas dan rem, mengurangi beban kendaraan hingga melakukan servis secara berkala, berbagai langkah tersebut dapat membantu kendaraan bekerja lebih efisien.

Selain membuat penggunaan bahan bakar lebih hemat, perawatan yang tepat juga membantu menjaga kendaraan tetap dalam kondisi prima.

Berikut tujuh cara yang dapat dilakukan untuk membuat kendaraan lebih irit bahan bakar:

1. Hindari akselerasi dan pengereman mendadak

Kebiasaan menginjak pedal gas secara tiba-tiba kemudian melakukan pengereman keras dapat membuat konsumsi bahan bakar meningkat. Pola berkendara seperti ini membuat kendaraan harus berulang kali menggunakan energi untuk mempercepat dan memperlambat laju.

Menurut Departemen Energi Amerika Serikat, gaya berkendara agresif dapat menurunkan efisiensi bahan bakar sekitar 15-30 persen pada kecepatan jalan bebas hambatan dan 10-40 persen dalam kondisi lalu lintas stop-and-go.

Karena itu, pengemudi sebaiknya mempercepat kendaraan secara bertahap dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Cara tersebut dapat mengurangi kebutuhan melakukan pengereman mendadak sekaligus membuat laju kendaraan lebih stabil.

2. Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan

Tekanan ban menjadi salah satu faktor yang ikut menentukan efisiensi bahan bakar. Ban yang kekurangan tekanan akan meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin membutuhkan tenaga lebih besar untuk menggerakkan kendaraan.

Menjaga tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar rata-rata sekitar 0,6 persen dan bahkan hingga 3 persen dalam kondisi tertentu.

Baca Juga: Cara Aman Merawat Mobil di Tengah Cuaca Panas dan Musim Kemarau

Untuk mengetahui tekanan yang tepat, pemilik kendaraan sebaiknya tidak hanya mengandalkan informasi yang tercetak pada dinding ban. Rekomendasi tekanan biasanya dapat ditemukan pada pilar pintu pengemudi, tutup tangki bahan bakar atau buku manual kendaraan.

3. Keluarkan barang yang tidak diperlukan dari kendaraan

Beban kendaraan turut memengaruhi jumlah energi yang dibutuhkan untuk bergerak. Semakin berat kendaraan, semakin besar pula tenaga yang diperlukan, sehingga konsumsi bahan bakar dapat meningkat.

Karena itu, periksa kembali barang-barang yang berada di dalam bagasi dan keluarkan benda yang tidak diperlukan untuk perjalanan.

Tambahan beban sekitar 100 pon atau 45 kilogram diperkirakan dapat menurunkan efisiensi bahan bakar sekitar 1 persen. Pengaruhnya cenderung lebih terasa pada kendaraan berukuran kecil.

Selain mengurangi barang bawaan, penggunaan rak atap atau roof rack yang sebenarnya tidak diperlukan juga sebaiknya dihindari. Perangkat tersebut dapat menambah hambatan udara dan berpotensi membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih tinggi.

4. Kurangi kebiasaan membiarkan mesin menyala saat berhenti

Mesin kendaraan tetap menggunakan bahan bakar meskipun mobil sedang dalam kondisi diam. Kondisi ini sering terjadi ketika pengemudi menunggu seseorang, berhenti dalam waktu cukup lama atau berada di lokasi yang sebenarnya tidak mengharuskan mesin terus menyala.

Mesin yang dibiarkan idle dapat menghabiskan sekitar seperempat hingga setengah galon bahan bakar per jam, tergantung ukuran mesin dan penggunaan AC.

Jika kendaraan harus berhenti dalam waktu cukup lama dan kondisi memungkinkan, mematikan mesin dapat menjadi pilihan yang lebih hemat.

Namun, keselamatan tetap harus menjadi pertimbangan utama dengan memperhatikan kondisi lalu lintas dan situasi di sekitar kendaraan.

5. Pertahankan kecepatan kendaraan secara stabil

Perubahan kecepatan secara ekstrem membuat kendaraan harus berulang kali melakukan akselerasi. Kondisi tersebut membutuhkan lebih banyak energi dibandingkan mempertahankan laju kendaraan secara stabil.

Pengemudi dapat mengantisipasi kondisi jalan di depan agar tidak terlalu sering menggunakan pedal gas dan rem.

Sebagai contoh, ketika melihat lampu lalu lintas akan berubah menjadi merah, kecepatan dapat dikurangi secara bertahap selama kondisi jalan dan jarak kendaraan di belakang memungkinkan.

Selain membantu menghemat bahan bakar, pola berkendara yang lebih tenang dan stabil juga dapat membuat perjalanan terasa lebih nyaman.

6. Lakukan servis kendaraan secara berkala

Kondisi mesin dan berbagai komponen kendaraan memiliki pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Karena itu, perawatan sebaiknya tidak dilakukan hanya ketika kendaraan sudah mengalami masalah.

Servis berkala membantu memastikan komponen kendaraan tetap bekerja sesuai fungsinya. Departemen Energi AS juga menyebut penggunaan oli dengan tingkat kekentalan yang direkomendasikan oleh pabrikan dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar sekitar 1-2 persen.

Untuk penggantian oli, pemeriksaan filter udara, busi serta komponen lainnya, pemilik kendaraan sebaiknya mengikuti jadwal perawatan yang tercantum dalam buku manual kendaraan.

7. Pilih bahan bakar sesuai rekomendasi kendaraan

Setiap kendaraan memiliki spesifikasi mesin yang berbeda sehingga jenis bahan bakar yang digunakan sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi pabrikan.

Pemilihan bahan bakar tidak cukup hanya berdasarkan anggapan bahwa angka oktan yang lebih tinggi otomatis membuat kendaraan lebih irit.

Bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin justru membantu kendaraan bekerja sebagaimana rancangan pabrik.

Jika masih ragu, pemilik kendaraan dapat memeriksa rekomendasi bahan bakar melalui buku manual atau informasi resmi yang diberikan oleh produsen kendaraan.

Pada akhirnya, efisiensi bahan bakar tidak hanya ditentukan oleh jenis bahan bakar yang digunakan. Cara mengemudi, tekanan ban, berat kendaraan serta kondisi mesin sama-sama memiliki peran dalam menentukan seberapa efisien kendaraan menggunakan bahan bakar.

Dengan menerapkan kebiasaan berkendara yang lebih teratur dan melakukan perawatan secara rutin, konsumsi bahan bakar dapat ditekan sekaligus membantu menjaga kendaraan tetap dalam kondisi baik.

Editor : Tina Mamangkey
hemat bbm irit bahan bakar kendaraan cara hemat bbm