Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Aplikasi Containder, Binaan Papua Youth Creative Hub, Diinstalasi di Biak Numfor

Jendry Dahar • Senin, 28 Agustus 2023 | 17:36 WIB

 

 

Grand Launching Aplikasi Containder di Resto New 99 Biak, Sabtu (26/8).
Grand Launching Aplikasi Containder di Resto New 99 Biak, Sabtu (26/8).

 

RADARPAPUA—Containder, aplikasi binaan dari Papua Youth Creative Hub, telah resmi diluncurkan dan diintalasi di Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua. Ini merupakan suatu langkah maju untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah, karena aplikasi ini berfungsi sebagai solusi digital dalam lingkungan bersih dan sehat. Pada acara Grand Launching yang digelar di Resto New 99 Biak, Sabtu (26/8) tersebut, diisi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Zacharias L Mailoa, perwakilan Sekretariat AIS Forum Wednes Suci Pradafitri, Bank Sampah Amanah Recycle Biak dan Rumah Komunitas Byak. Ratusan tamu undangan juga hadir pada acara yang terdiri dari berbagai komunitas dan masyarakat lokal.

Pada pembukaan acara,  Menparekraf Sandiaga Uno melalui Zoom, memberikan semangat dan wejangan bagi tim Containder terutama CEO Containder Indra Rando Makalew, agar tetap semangat melakukan hal baik, demi menjaga kelestarian lingkungan. "Containder sudah dua kali presentasi di depan Presiden di mana saya ketemu Containder di Papua, tetap semangat Containder. Untuk bro Indra yang sangat memiliki semangat tinggi untuk mendorong Containder the next level, saya termotivasi peran anak-anak muda sangat luar biasa. Pesan saya untuk Indra Rando dan teman-teman Containder jangan pernah lelah berbuat baik untuk negeri tercinta Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan," ujar Sandiaga Uno.

Setelah Menparekraf memberikan semangat, mewakili Pemda Kabupaten Biak Numfor, Plt Sekertaris Daerah Zacharias Mailao menyambut baik Containder hadir di Biak Numfor, sekaligus meluncurkan aplikasi ini secara resmi di Biak Numfor. "Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya luncurkan Aplikasi Containder di Biak Numfor," ujar Zacharias Mailao.

Kegiatan ini sangat meriah, dihadiri oleh 150 orang dari berbagai kalangan komunitas, siswa dan guru SMP dan SMA, tokoh masyarakat, tokoh adat, badan musyawarah kampung Mokmer juga turut hadir, untuk mendengarkan penjelasan dari Aplikasi Containder.

Dalam rangkaian acara, CEO Containder memaparkan Aplikasi Containder di hadapan audiens. "Dengan Aplikasi Containder, kami membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam manajemen sistem persampahan yang baik melalui aplikasi kami, seperti kontrol armada, kontrol TPS  dan kami membantu Pemda untuk naikan PAD lewat retribusi sampah. Hadirnya Aplikasi Containder tentu sangat disambut posotif. Apa lagi kita membawa program pengumpulan sampah plastik 150 ton dalam waktu 6 bulan, antusias masyarakat luar biasa. Kami memberikan insentif setiap kilogram sampah plastik, tujuannya meningkatkan awareness masyarakat khusus sampah plastik. Ini sangat menarik karena tadinya sampah dibeli dari bank sampah Rp2.000 per kilogram, dengan Aplikasi Containder kami tambah Rp1.000 per kilogram. Jadi Rp3.000 per kilogram ini langsung diterima oleh masyarakat, dan dampaknya adalah lingkungan bebas plastik," ungkap Indra Rando Makalew.

Pemerintah daerah dan berbagai lembaga lingkungan komunitas-komunitas di Biak Numfor, telah memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini, mengakui pentingnya teknologi digital dalam pengelolaan sampah. "Aplikasi ini tidak hanya mempermudah koordinasi antara masyarakat dan pihak berwenang terkait, tetapi juga dapat memberikan data penting untuk analisis dan perbaikan berkelanjutan dalam sistem pengelolaan sampah," tambah CEO Containder. Inovasi ini, bisa menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk memanfaatkan teknologi dalam menjaga kebersihan lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih hijau.(jen)

Editor : Jendry Dahar