RADARPAPUA - Lagu PKJ 45 – Tuhan Allah, Janganlah mengajak umat untuk menaikkan doa permohonan dengan hati yang sungguh-sungguh di hadapan Tuhan.
Dalam keheningan dan kerendahan, lagu ini menyuarakan ketergantungan manusia kepada kasih dan penyertaan Allah di tengah berbagai kelemahan dan tantangan hidup.
Melalui nyanyian ini, kita diteguhkan untuk tetap berharap kepada Tuhan yang setia, yang tidak pernah meninggalkan umat-Nya, dan yang selalu menyatakan kasih-Nya pada waktu yang tepat.
Berikut lirik lagunya :
1
Tuhan Allah, janganlah Kau menghukum aku:
O, berapa lamakah lanjut amarahMu?
Dosaku, murkaMu, hapuskanlah itu dengan darah Kristus!
2
Dalam maut yang kelam siapa yang bersyukur?
Jiwaku luputkanlah dari alam kubur.
Biarlah s’lamanya aku menyanyikan bagiMu pujian!
3
Bapa, kasihanilah, rahmatMu tunjukkan.
Diriku pulihkanlah dalam kesembuhan.
Datanglah segera dan urapi aku dengan kurniaMu!
4
Siang malam ‘ku cemas, gemetar badanku.
Air mataku deras; tergenang ranjangku.
‘Ku letih dan sedih mengeluh padaMu: Tuhan, tolonglahku!
5
Para musuh, mundurlah! Jauhlah, hai penjahat!
Tuhan sudah mendengar suara yang meratap: doaku,
Tangisku diindahkan Tuhan. Dia kuagungkan!
6
Allah Bapa, t’rimalah puji dan syukurku.
Tuhan Yesus, Engkaulah Penebus hidupku.
Roh Kudus, kuasaMu sumber penghiburan. T’rima kasih Tuhan!