Berita Terbaru Business Ekbis Ekonomi & Bisnis Fakfak Feature Gedung Bintang Hiburan Hukum & Kriminal Humaniora Internasional Kesehatan Kota Sorong Lifestyle & Teknologi Manokwari Selatan Nasional News Nusantara Olahraga Opini Otomotif Papua Raya Pegunungan Arfak Publika Publika & Politik Sorong Selatan Tambrauw Teluk Bintuni Teluk Wondama Teropong

Kumpulan Lagu Ibadah Minggu Sengsara Kelima

Via Ponamon • Selasa, 17 Maret 2026 | 09:12 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

RADARPAPUA - Dalam persekutuan ibadah Minggu Sengsara yang kelima ini, jemaat diajak untuk semakin merenungkan kasih Tuhan Yesus yang begitu besar melalui penderitaan dan pengorbanan-Nya di kayu salib.

Rangkaian pujian yang akan dinyanyikan menuntun hati kita untuk datang dengan kerendahan hati, mengaku dosa, menerima anugerah pengampunan, serta memperbarui komitmen untuk setia mengikut Yesus di jalan salib.

Berikut kumpulan lagu dalam ibadah Minggu Sengsara yang kelima : KJ No. 368 – Pada Kaki Salib-Mu, Kasih Allahku sungguh t’lah terbukti, KJ No. 441 – Ku Ingin Menyerahkan, NNBT No. 36 – Barang Siapa Yang Percaya Kepada Tuhan, KSK No. 110 – Siapa Yang Setia, NKB No. 116 – Siapa Yang Berpegang, KJ No. 367 – Pada-Mu Tuhan dan Allahku dan DSL No. 181 – Yang Menabur Dengan Tangis. 

 

Persiapan

KJ No. 368 – Pada Kaki Salib-Mu

1. Pada kaki salibMu, Yesus, 'ku berlindung;
Air hayat Golgota pancaran yang agung.
Reff:
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k'lak ada perhentian.
 
2. Pada kaki salibMu kasihMu kut'rima;
Sinar Bintang Fajar t'rang yang memb'ri cahaya.
Reff:
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k'lak ada perhentian
 
3. Pada kaki salibMu kuingat kurbanMu,
dalam jalan hidupku kukenang selalu.
Reff:
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k'lak ada perhentian
 
4. Pada kaki salibMu 'ku tetap percaya,
hingga dalam sorga k'lak jiwaku bahagia.
Reff:
SalibMu, salibMu yang kumuliakan
Hingga dalam sorga k'lak ada perhentian
 
 
 

Nats Pembimbing

“Kasih Allahku sungguh t’lah terbukti.”

Kasih Allahku sungguh tlah terbukti
Ketika Dia srahkan anakNya
Kasih Allah mau berkorban bagi kau dan aku
Tak ada kasih seperti kasihNya

Bersyukur bersyukur bersyukurlah
Bersyukur karna kasih setiaMu
Kusembah kusembah kusembah dan kusembah
Slama hidupku kusembah Kau Tuhan

 

Pengakuan Dosa

KJ No. 441 – Ku Ingin Menyerahkan

1. 'Ku ingin menyerahkan seluruh hidupku, sekalipun tak layak,
kepada Tuhanku. Kubunuh keinginan dan hasrat hatiku, supaya
hanya Tuhan mengisi hidupku.

2. Di waktu kesusahan tak usah 'ku gentar; dib'riNya perlindungan,
hatiku pun segar. DarahNya dicurahkan, nyawaNya pun dib'ri,
teruraslah jiwaku, hidupku berseri.

3. Tentu beban tak tanggal, lenyap serta merta, dan salib yang kupikul
tak jatuh segera. Kendati demikian, bertambah dayaku, sebab
pengasihanNya menopang hidupku.

4. Setiap aku jatuh, dirangkul 'ku erat, tak kunjung dibiarkan anakNya
tersesat. Dan RohNya menerangkan kasihNya yang besar, sehingga
dalam susah hatiku bergemar.

5. KasihNya menentukan waktuNya tepat memanggil aku pulang,
yang rindu dan penat. Di sorga kusampaikan pujian, syukurku,
sebab dib'ri ujian di dalam hidupku.
 
 
 

Pemberitaan Anugerah Allah

NNBT No. 36 – Barang Siapa Yang Percaya Kepada Tuhan

1
Barangsiapa yang percaya kepada Tuhan
asal hidup setia dan taat padaNya
kepadanya tersedia keselamatan
seperti janji Tuhan yang di firmankanNya
 Reff :
Walau dosamu merah bagaikan kirmizi
'kan berubah menjadi s'perti salju yang putih
walau dosamu merah bagaikan kain kesumba
'kan berubah jadi putih s'perti bulu domba.
 
2
Badai hidup pergumulan sering menerpa
Cemas, bimbang dan ragu pun datang menghadang,
iman kita sering goyah. dosa menggoda;
bersandar padanya Yesus Tuhan penolong
 
 

Ajakan Mengikut Yesus di Jalan Sengsara

KSK No. 110 – Siapa Yang Setia

1
Siapa yang setia hingga ke tamat
Iring Yesus meski k'ras ribut p'rang
Meskipun sengsara dan susah banyak
Musuh dan seteru selalu serang
 
Siapa yang setia tahan kras
Hai ingat janji Mukhalis Tuhanmu
Ia nanti dapatlah khalas
Mahkota indah
Di dalam rumaHu
 
 
 

Sesudah Doa Pembacaan Alkitab

NKB No. 116 – Siapa Yang Berpegang

1. Siapa yang berpegang pada sabda Tuhan dan setia mematuhinya,
hidupnya mulia dalam cah’ya baka bersekutu dengan Tuhannya.
Reff
Percayalah dan pegang sabdaNya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!
 
2. Bayang-bayang gelap ‘kan dihapus lenyap oleh sinar senyum wajahNya;
rasa takut dan syak ‘kan menghilang cepat dari yang berpegang padaNya
Reff
Percayalah dan pegang sabdaNya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!
 
3. Bila kita sedih, hidup kita pedih, Tuhan mau berperan dalamnya;
Ia s’lalu dekat dan menjamin berkat bagi yang berpegang padaNya
Reff
Percayalah dan pegang sabdaNya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!
 
4. KasihNya yang kekal takkan kita kenal sebelum padaNya berserah.
Hidup bahagia disediakanNya bagi yang berpegang padaNya.
Reff
Percayalah dan pegang sabdaNya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!
 
5. O betapa senang hidup dalam terang beserta Tuhan di jalanNya,
jika mau mendengar serta patuh benar dan tetap berpegang padaNya.
Reff
Percayalah dan pegang sabdaNya:
hidupmu dalam Yesus sungguh bahagia!
 
 
 

Persembahan

KJ No. 367 – Pada-Mu Tuhan dan Allahku

 
1. PadaMu, Tuhan dan Allahku, kupersembahkan hidupku:
dariMu jiwa dan ragaku, hanya dalamMu 'ku teduh.
Hatiku yang Engkau pulihkan padaMu juga kuberikan.

2. Di dalam Yesus Kaunyatakan, ya Bapa, isi hatiMu:
curahan kasih, kesukaan Engkau limpahkan bagiku.
Andaikan orang menyadari, niscaya, Tuhan, Kau dicari.

3. Kumuliakan kuasa kasih, yang dalam Yesus terjelma;
'ku berserah sebulat hati di dalam arus rahmatNya.
Diriku tak kuingat lagi, lautan kasih kuselami.

4. Betapa Kau mencari aku, hatiMu rindu padaku.
Kauraih aku kepadaMu membuat aku milikMu.
Diriku sudah Kaukasihi, Kau jualah yang aku pilih.

5. NamaMu, Yesus, suci agung, ya Sumber kasih kurnia;
padamu datanglah umatMu mencari hidup yang baka.
Yang bertelut bertadah-tangan, berlimpah-limpah Kaukenyangkan.

6. Ya Yesus, namaMu kiranya dalam hatiku tertera, supaya
dalam hidupku nyatalah: Seluruh kata dan
kerjaku biar penuh dengan namaMu.


 

Nyanyian Penutup

DSL No. 181 – Yang Menabur Dengan Tangis

Yang menabur dengan tangis,
sambil harap Tuhan Hu.
Mengetam klak
dengan sorak
slamat yang
kekal penuh.

Reff.      
Embun surga pun mendiris,
matahari membenas.
Hingga sarat tangkai pulur.
Jadi masaklah lekas.

Tegal itu jangan lalai,
biar taburlah segera
 pada musim pengetaman,
engkau klak bersoraklah.

Pandang gandum yang diladang.
Hai betapa suburnya
masing-masing bri seratus,
meski iblis mencegah.

 

 

 

(RP)

 
Editor : Via Ponamon
#MTPJ #Minggu Sengsara kelima #kumpulan lagu dalam ibadah #GMIM