alexametrics
31.7 C
Jayapura
Wednesday, 18 May 2022

BERITA DUKA! Pelajar Ini Tewas Tertimpa Pohon, Kondisinya Mengenaskan

RADARPAPUA.ID– Seorang pelajar, Albertus Jehamin asal Desa Golowoi Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, tewas akibat tertimpa pohon yang tumbang. Kondisinya mengenaskan.

Dilansir dari JPNN, peristiwa tersebut terjadi saat angin kencang disertai hujan yang mengakibatkan pohon kemiri tumbang di Jalan Kampung Lamba, Desa Timbu, Kecamatan Cibal Barat.

“Korban tewas tertimpa pohon tumbang saat sedang mengendarai sepeda motor di jalanan pada Selasa (11/1) sore,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT Ambrosius Kodo ketika dikonfirmasi di Kupang, Rabu.

Korban yang merupakan seorang pelajar kelas XI SMA yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor pun tidak bisa menghindari pohon yang tumbang dan menimpanya.

“Saat warga setempat melakukan evakuasi, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia karena tertindih pohon,” katanya.

Ambrosius mengatakan setelah korban dievakuasi, pihak BPBD Kabupaten Manggarai melalui Tim Reaksi Cepat bersama warga langsung membersihkan pohon yang tumbang sehingga akses jalan bisa digunakan kembali.

Baca Juga :  3 Anggota TNI AD Bunuh 2 ABG, KSAD Siap Bertanggungjawab, Jenderal Dudung Kawal

Dia menyebutkan bantuan juga telah disalurkan kepada keluarga korban berupa santunan dukacita dari BPBD kabupaten serta bahan pokok dari Dinas Sosial setempat.

Lebih lanjut Ambrosius mengingatkan kembali warga di NTT agar tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah ancaman bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Saat terjadi hujan deras dan angin kencang, kata dia warga harus mengurangi aktivitas di luar rumah termasuk tidak berkendara jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

“Kita sedang ada dalam ancaman bencana cuaca ekstrem sehingga kami mengimbau untuk peduli terhadap keselamatan diri,” katanya.

Ambrosius menambahkan selain mewaspadai pohon tumbang, ancaman bencana lain yang harus diwaspadai saat terjadi cuaca ekstrem seperti banjir bandang, tanah longsor, maupun sambaran petir. (antara/jpnn)

RADARPAPUA.ID– Seorang pelajar, Albertus Jehamin asal Desa Golowoi Kabupaten Manggarai, Pulau Flores, tewas akibat tertimpa pohon yang tumbang. Kondisinya mengenaskan.

Dilansir dari JPNN, peristiwa tersebut terjadi saat angin kencang disertai hujan yang mengakibatkan pohon kemiri tumbang di Jalan Kampung Lamba, Desa Timbu, Kecamatan Cibal Barat.

“Korban tewas tertimpa pohon tumbang saat sedang mengendarai sepeda motor di jalanan pada Selasa (11/1) sore,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT Ambrosius Kodo ketika dikonfirmasi di Kupang, Rabu.

Korban yang merupakan seorang pelajar kelas XI SMA yang saat itu sedang mengendarai sepeda motor pun tidak bisa menghindari pohon yang tumbang dan menimpanya.

“Saat warga setempat melakukan evakuasi, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia karena tertindih pohon,” katanya.

Ambrosius mengatakan setelah korban dievakuasi, pihak BPBD Kabupaten Manggarai melalui Tim Reaksi Cepat bersama warga langsung membersihkan pohon yang tumbang sehingga akses jalan bisa digunakan kembali.

Baca Juga :  Diprotes Warga, Jemaat GPI Turunkan Lambang Salib, Simbol Bangunan Gereja,...

Dia menyebutkan bantuan juga telah disalurkan kepada keluarga korban berupa santunan dukacita dari BPBD kabupaten serta bahan pokok dari Dinas Sosial setempat.

Lebih lanjut Ambrosius mengingatkan kembali warga di NTT agar tetap meningkatkan kewaspadaan di tengah ancaman bencana akibat cuaca ekstrem di wilayah provinsi berbasiskan kepulauan itu.

Saat terjadi hujan deras dan angin kencang, kata dia warga harus mengurangi aktivitas di luar rumah termasuk tidak berkendara jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

“Kita sedang ada dalam ancaman bencana cuaca ekstrem sehingga kami mengimbau untuk peduli terhadap keselamatan diri,” katanya.

Ambrosius menambahkan selain mewaspadai pohon tumbang, ancaman bencana lain yang harus diwaspadai saat terjadi cuaca ekstrem seperti banjir bandang, tanah longsor, maupun sambaran petir. (antara/jpnn)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/