alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

Jemaat GPI Turunkan Lambang Salib, Ade Armando: Kalau di Film, Takut dengan…

RADARPAPUA.ID – Ibadah Natal yang digelar jemaat GPI Tulang Bawang, Lampung sempat disatroni oleh sejumlah warga yang meminta agar dilakukan pembubaran. Massa menilai ibadah tak bisa digelar lantaran izin belum terbit.

 

Akhirnya, pihak Pendeta Sopan Sidabutar pun menyetujui perjanjian yang dibuat dalam kesepakatan tersebut. Dimana, salah satu poinnya ialah untuk menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan.

 

“Pendeta Sopan Sidabutar dengan dibantu jemaat GPI secara sukarela menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan yang menjadi simbol bangunan gereja,” ucap Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

 

“Pernyataan tersebut juga disaksikan oleh perangkat desa, warga masyarakat, TNI-Polri, dan pemerintah setempat,” tambah dia.

Baca Juga :  EMAK-EMAK JANGAN KABUR! Kuasa Hukum Ade Armando: Ada Emak-emak Provokator...

 

Terkait hal ini, Penggiat Media Sosial Ade Armando ikut memberikan komentarnya. “Ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung akhirnya diizinkan dengan syarat jemaat menurunkan lambang salib di depan gereja seperti yang dituntut kelompok warga. Kalau di film-film, yang takut dengan salib itu kan setan? Jadi apakah mereka itu jelmaan…..?,” sorot akun Facebook Ade Armando, Rabu (29/12/2021). (*)

RADARPAPUA.ID – Ibadah Natal yang digelar jemaat GPI Tulang Bawang, Lampung sempat disatroni oleh sejumlah warga yang meminta agar dilakukan pembubaran. Massa menilai ibadah tak bisa digelar lantaran izin belum terbit.

 

Akhirnya, pihak Pendeta Sopan Sidabutar pun menyetujui perjanjian yang dibuat dalam kesepakatan tersebut. Dimana, salah satu poinnya ialah untuk menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan.

 

“Pendeta Sopan Sidabutar dengan dibantu jemaat GPI secara sukarela menurunkan lambang salib pada bagian depan bangunan yang menjadi simbol bangunan gereja,” ucap Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.

 

“Pernyataan tersebut juga disaksikan oleh perangkat desa, warga masyarakat, TNI-Polri, dan pemerintah setempat,” tambah dia.

Baca Juga :  JANGAN SEMBUNYI! Polisi Buru Pelaku Pemberi Kode terkait Keberadaan Ade Armando

 

Terkait hal ini, Penggiat Media Sosial Ade Armando ikut memberikan komentarnya. “Ibadah Natal di Gereja GPI Tulang Bawang, Lampung akhirnya diizinkan dengan syarat jemaat menurunkan lambang salib di depan gereja seperti yang dituntut kelompok warga. Kalau di film-film, yang takut dengan salib itu kan setan? Jadi apakah mereka itu jelmaan…..?,” sorot akun Facebook Ade Armando, Rabu (29/12/2021). (*)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/