alexametrics
31.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

Tahun Ini, Pertamina Tambah 44 SPBU Satu Harga di Papua dan Maluku

MANOKWARI — PT Pertamina (Persero) sepanjang tahun ini (2020) berhasil mengoperasikan tambahan 44 titik SPBU BBM Satu Harga di Papua dan Maluku. Sebaran ke-44 SPBU BBM 1 Harga tersebar di 11 lokasi di Papua, 12 lokasi di Papua Barat. Sedangkan, 8 lokasi di Maluku dan 13 lokasi di Maluku Utara.

Executive GM Pertamina (Persero) Maluku Papua, Yoyok Wahyu Maniadi menuturkan, Program SPBU BBM 1 Harga dimulai sejak empat tahun lalu (2016).

Kurun waktu 2016 – 2019, Pertamina Regional Papua Maluku telah mengoperasikan 51 titik SPBU BBM 1 Harga yang tersebar di empat provinsi. Sesuai SK Dirjen Migas No. 0008.K/15/DJM.O/2020 tanggal 13 Januri 2020, Pertamina Regional Papua-Maluku mendapat penugasan untuk mendirikan tambahan 134 titik SPBU BBM 1 Harga baru dalam periode tahun 2020-2024.

Dijelaskan Yoyok, dengan hadirnya SPBU BBM Satu Harga, semakin mempermudah masyarakat di Kawasan 3T untuk mendapatkan BBM dengan harga murah.

“Masyarakat yang tadinya mendapatkan BBM secara eceran dengan harga antara Rp.10.000, – Rp. 25.000,/liter. Dengan adanya BBM 1 Harga, masyarakat dapat membeli BBM dengan harga yang sama di seluruh Indonesia, harga Premium Rp. 6.450,- dan BioSolar Rp. 5.150,” jelas Yoyok via rilis yang diterima Radar Papua, Selasa (08/12/20).

Baca Juga :  Pelaku Pariwisata Berharap Pada Vaksin

Di sisi lain, kata Yoyok, dengan penambahan 44 titik SPBU 1 Harga ini di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh BBM sehingga tidak perlu jauh mencarinya, atau membelinya di pengecer yang juga belum tentu sesuai takarannya.

“Tambahan operasional 44 titik SPBU BBM 1 Harga ini juga diharapkan akan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan serta perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan 3 T (terluar, terdepan, tertinggal) lewat penyediaan energi yang mudah serta terjangkau dengan tingkat harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia sehingga mendukung tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Yoyok.

Lanjut Yoyok, Pertamina Regional Papua-Maluku akan terus melakukan akselerasi agar seluruh 134 titik penugasan SPBU BBM 1 Harga tahun 2020-2024 dapat dioperasikan sesegera mungkin.

“Program ini adalah wujud pengabdian Pertamina, dalam memberikan pemerataan energi sekaligus menjaga ketahanan dan kedaulatan energi di seluruh wilayah Indonesia,” tandas Yoyok.(xlo)

MANOKWARI — PT Pertamina (Persero) sepanjang tahun ini (2020) berhasil mengoperasikan tambahan 44 titik SPBU BBM Satu Harga di Papua dan Maluku. Sebaran ke-44 SPBU BBM 1 Harga tersebar di 11 lokasi di Papua, 12 lokasi di Papua Barat. Sedangkan, 8 lokasi di Maluku dan 13 lokasi di Maluku Utara.

Executive GM Pertamina (Persero) Maluku Papua, Yoyok Wahyu Maniadi menuturkan, Program SPBU BBM 1 Harga dimulai sejak empat tahun lalu (2016).

Kurun waktu 2016 – 2019, Pertamina Regional Papua Maluku telah mengoperasikan 51 titik SPBU BBM 1 Harga yang tersebar di empat provinsi. Sesuai SK Dirjen Migas No. 0008.K/15/DJM.O/2020 tanggal 13 Januri 2020, Pertamina Regional Papua-Maluku mendapat penugasan untuk mendirikan tambahan 134 titik SPBU BBM 1 Harga baru dalam periode tahun 2020-2024.

Dijelaskan Yoyok, dengan hadirnya SPBU BBM Satu Harga, semakin mempermudah masyarakat di Kawasan 3T untuk mendapatkan BBM dengan harga murah.

“Masyarakat yang tadinya mendapatkan BBM secara eceran dengan harga antara Rp.10.000, – Rp. 25.000,/liter. Dengan adanya BBM 1 Harga, masyarakat dapat membeli BBM dengan harga yang sama di seluruh Indonesia, harga Premium Rp. 6.450,- dan BioSolar Rp. 5.150,” jelas Yoyok via rilis yang diterima Radar Papua, Selasa (08/12/20).

Baca Juga :  Pelaku Pariwisata Berharap Pada Vaksin

Di sisi lain, kata Yoyok, dengan penambahan 44 titik SPBU 1 Harga ini di wilayah Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh BBM sehingga tidak perlu jauh mencarinya, atau membelinya di pengecer yang juga belum tentu sesuai takarannya.

“Tambahan operasional 44 titik SPBU BBM 1 Harga ini juga diharapkan akan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan serta perekonomian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di kawasan 3 T (terluar, terdepan, tertinggal) lewat penyediaan energi yang mudah serta terjangkau dengan tingkat harga yang sama di seluruh wilayah Indonesia sehingga mendukung tercapainya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Yoyok.

Lanjut Yoyok, Pertamina Regional Papua-Maluku akan terus melakukan akselerasi agar seluruh 134 titik penugasan SPBU BBM 1 Harga tahun 2020-2024 dapat dioperasikan sesegera mungkin.

“Program ini adalah wujud pengabdian Pertamina, dalam memberikan pemerataan energi sekaligus menjaga ketahanan dan kedaulatan energi di seluruh wilayah Indonesia,” tandas Yoyok.(xlo)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/