alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 26 May 2022

DPPU Pattimura Sukses Gelar Festival Budaya Negeri

AMBON — PT Pertamina Regional Papua Maluku melalui CSR PT Pertamina DPPU Pattimura merealisasikan Program Pertamina Cerdas yang diwujudkan dengan pendampingan Rumah Pintar yakni literasi budaya.

Komitmen Pertamina yang turut mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat melalui Rumah Pintar ini melalui literasi budaya dengan menginisiasi Festival Budaya yang menjadi turunan program di Rumah Pintar di Negeri Laha, Senin (14/12/20).

Festival yang bertajuk Simfoni Budaya Negeri 2020 dengan tema “Wei Matang Yateru Jadi Saita” diikuti Negeri Laha, Negeri Hatu, dan Negeri Amahusu. Festival ini merupakan gabungan event dari Rumah Pintar Laha dan Rumah Pintar Hatu, dengan tuan rumahnya Negeri Laha. Sedangkan Negeri Amahusu merupakan adik dari Negeri Laha, atau di Maluku sendiri dinamakan gandong.

Tengku Nazwar Kusyamsyah, Operation Head DPPU Pattimura membuka festival tersebut dan dirangkai dengan penampilan beragam tarian adat khas dari Negeri Laha dan tarian-tarian adat Maluku pada umumnya, mulai dari Tari Parisi, Kolaborasi Tari Gandong Negeri Laha dan Negeri Amahusu, Tari Katreji, Tari Orlape, Tari Tifa. Pertunjukan seni lainnya adalah permainan alat musik tradisional “totobuang”, penampilan kelompok musik dari Negeri Hatu, dan pembacaan puisi Maluku. Selain itu, adapula penampilan perlombaan pantun berbalas dengan dialeg Maluku, juga lomba hadrat, yang mana peserta lomba adalah perwakilan dari dusun-dusun yang ada di Negeri Laha.

Selain itu, beragam pertunjukan seni dan perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian acara, sekaligus peresmian Sanggar Seni Negeri Laha, Waisanoho yang dibentuk dari hasil pendampingan CSR DPPU Pattimura melalui SK yang diterbitkan Pemerintah Negeri  Laha.

“Kami dari Pertamina memiliki komitmen untuk turut andil di tengah masyarakat dan merawat budaya sebagai warisan anak cucu. Selain itu, festival seperti ini diharapkan dapat terus digelar secara berkesinambungan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak khususnya pemerintah negeri sendiri, disertai evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik pagelaran,” ujar Edi Mangun, Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Regional Papua Maluku.

Baca Juga :  Tahun Ini, Pertamina Tambah 44 SPBU Satu Harga di Papua dan Maluku

Sementara itu, Dila, Ketua Sanggar Seni Negeri Laha Waisanoho menuturkan, penampilan seni dan budaya tersebut patut dilestarikan di Maluku khususnya Negeri Laha.

“Hal ini agar budaya-budaya Negeri Laha dapat diangkat di Kota Ambon dan Provinsi Maluku. Kami juga merasa senang dengan pendampingan PT Pertamina DPPU Pattimura sehingga bisa terbentuk sanggar seni. Kami bertanggungjawab membina generasi Negeri Laha untuk bisa melestarikan seni budaya yang ada. Kami berharap kedepannya sanggar ini bisa mengikuti beragam event budaya yang ada dan bisa menampilkan yang terbaik juga mampu berprestasi,” imbuhnya.

Pemerintah Negeri Laha pun mengapresiasi PT Pertamina DPPU Pattimura yang telah berupaya semaksimal mungkin memberikan pendampingan kepada masyarakat Negeri Laha, khususnya penyelenggaraan festival. Sehingga kedepannya festival ini terus dilaksanakan.

Sekadar diketahui, tahun ini (2020), terdapat dua pendampingan Rumah Pintar di Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon dan Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Kedua negeri tersebut merupakan negeri adat yang ada di Provinsi Maluku. Selain itu, berbagai stakeholder seperti Balai Bahasa Provinsi Maluku, Balai Pelestari Nilai Budaya Provinsi Maluku, Dinas Provinsi dan Kearsipan Provinsi Maluku diundang dan dilibatkan dalam festival tersebut.(xlo)

AMBON — PT Pertamina Regional Papua Maluku melalui CSR PT Pertamina DPPU Pattimura merealisasikan Program Pertamina Cerdas yang diwujudkan dengan pendampingan Rumah Pintar yakni literasi budaya.

Komitmen Pertamina yang turut mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat melalui Rumah Pintar ini melalui literasi budaya dengan menginisiasi Festival Budaya yang menjadi turunan program di Rumah Pintar di Negeri Laha, Senin (14/12/20).

Festival yang bertajuk Simfoni Budaya Negeri 2020 dengan tema “Wei Matang Yateru Jadi Saita” diikuti Negeri Laha, Negeri Hatu, dan Negeri Amahusu. Festival ini merupakan gabungan event dari Rumah Pintar Laha dan Rumah Pintar Hatu, dengan tuan rumahnya Negeri Laha. Sedangkan Negeri Amahusu merupakan adik dari Negeri Laha, atau di Maluku sendiri dinamakan gandong.

Tengku Nazwar Kusyamsyah, Operation Head DPPU Pattimura membuka festival tersebut dan dirangkai dengan penampilan beragam tarian adat khas dari Negeri Laha dan tarian-tarian adat Maluku pada umumnya, mulai dari Tari Parisi, Kolaborasi Tari Gandong Negeri Laha dan Negeri Amahusu, Tari Katreji, Tari Orlape, Tari Tifa. Pertunjukan seni lainnya adalah permainan alat musik tradisional “totobuang”, penampilan kelompok musik dari Negeri Hatu, dan pembacaan puisi Maluku. Selain itu, adapula penampilan perlombaan pantun berbalas dengan dialeg Maluku, juga lomba hadrat, yang mana peserta lomba adalah perwakilan dari dusun-dusun yang ada di Negeri Laha.

Selain itu, beragam pertunjukan seni dan perlombaan yang menjadi bagian dari rangkaian acara, sekaligus peresmian Sanggar Seni Negeri Laha, Waisanoho yang dibentuk dari hasil pendampingan CSR DPPU Pattimura melalui SK yang diterbitkan Pemerintah Negeri  Laha.

“Kami dari Pertamina memiliki komitmen untuk turut andil di tengah masyarakat dan merawat budaya sebagai warisan anak cucu. Selain itu, festival seperti ini diharapkan dapat terus digelar secara berkesinambungan dengan dukungan penuh dari berbagai pihak khususnya pemerintah negeri sendiri, disertai evaluasi untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik pagelaran,” ujar Edi Mangun, Manager Communication Relations dan CSR Pertamina Regional Papua Maluku.

Baca Juga :  Setitik Kasih Pekerja Hulu Migas ‘Sentuh’ Polres Kepulauan Tanimbar

Sementara itu, Dila, Ketua Sanggar Seni Negeri Laha Waisanoho menuturkan, penampilan seni dan budaya tersebut patut dilestarikan di Maluku khususnya Negeri Laha.

“Hal ini agar budaya-budaya Negeri Laha dapat diangkat di Kota Ambon dan Provinsi Maluku. Kami juga merasa senang dengan pendampingan PT Pertamina DPPU Pattimura sehingga bisa terbentuk sanggar seni. Kami bertanggungjawab membina generasi Negeri Laha untuk bisa melestarikan seni budaya yang ada. Kami berharap kedepannya sanggar ini bisa mengikuti beragam event budaya yang ada dan bisa menampilkan yang terbaik juga mampu berprestasi,” imbuhnya.

Pemerintah Negeri Laha pun mengapresiasi PT Pertamina DPPU Pattimura yang telah berupaya semaksimal mungkin memberikan pendampingan kepada masyarakat Negeri Laha, khususnya penyelenggaraan festival. Sehingga kedepannya festival ini terus dilaksanakan.

Sekadar diketahui, tahun ini (2020), terdapat dua pendampingan Rumah Pintar di Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon dan Negeri Hatu, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Kedua negeri tersebut merupakan negeri adat yang ada di Provinsi Maluku. Selain itu, berbagai stakeholder seperti Balai Bahasa Provinsi Maluku, Balai Pelestari Nilai Budaya Provinsi Maluku, Dinas Provinsi dan Kearsipan Provinsi Maluku diundang dan dilibatkan dalam festival tersebut.(xlo)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/