alexametrics
25.7 C
Jayapura
Tuesday, 24 May 2022

Kabur dari Karantina, Manajer dan Pacar Rachel Vennya Bakal Diperiksa Polisi

RADARPAPUA- Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan kepada selebgram Rachel Vennya karena kabur dari lokasi karantina. Selain Rachel, polisi juga akan memanggil manajernya, Maulida Khairunnia dan pacarnya, Salim Nauderer.

“Jadi ada Rachel Vennya, Salim, sama Maulida (diperiksa). Tapi suratnya kepada Rachel Vennya saja,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Minggu (17/10).

Ketiga dijadwalkan diperiksa Kamis (21/10). Ketiganya dipanggil untuk dimintai keterangan atas peristiwa kaburnya mereka dari lokasi karantina.

Sebelumnya, selebgram Rachel Vennya dikabarkan kabur dari lokasi karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta Utara usai berlibur dari Amerika Serikat. Kabar ini pun langsung diselidiki oleh Kodam Jaya selaku Kogasgabpad Covid-19.

“Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan,” kata Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin Budi Saputra dalam keterangan tertulis, Kamis (14/10).

Baca Juga :  Didatangi Polisi,Ibu Korban Pencabulan yang Tangkap Sendiri Pelaku Meminta Maaf

Pemeriksaan dilakukan mulai dari hulu sampai ke hilir yakni dari Bandara Internasional Soekarno Hatta sampai dengan RSDC Wisma Atlet Pademangan. Sampai saat ini diduga ada oknum anggota TNI berinisial FS yang membantu kaburnya Rachel.

“Hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan non prosedural,” imbuh Herwin.

Tindakan ini melanggar Keputusan Kepala Satgas Covid-19 No.12/2021 tanggal 15 September 2021. Aturan itu menyatakan bahwa yang berhak mendapat fasilitas Repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah Para pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia.

Pelajar/Mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri. dan pegawai Pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri.(jawapos)

RADARPAPUA- Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan kepada selebgram Rachel Vennya karena kabur dari lokasi karantina. Selain Rachel, polisi juga akan memanggil manajernya, Maulida Khairunnia dan pacarnya, Salim Nauderer.

“Jadi ada Rachel Vennya, Salim, sama Maulida (diperiksa). Tapi suratnya kepada Rachel Vennya saja,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dihubungi, Minggu (17/10).

Ketiga dijadwalkan diperiksa Kamis (21/10). Ketiganya dipanggil untuk dimintai keterangan atas peristiwa kaburnya mereka dari lokasi karantina.

Sebelumnya, selebgram Rachel Vennya dikabarkan kabur dari lokasi karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, Pademangan, Jakarta Utara usai berlibur dari Amerika Serikat. Kabar ini pun langsung diselidiki oleh Kodam Jaya selaku Kogasgabpad Covid-19.

“Saat ini pihak Kodam Jaya sedang dalam proses penyelidikan terkait berita kaburnya selebgram Rachel Vennya dari Karantina di RSDC Wisma Atlet Pademangan,” kata Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin Budi Saputra dalam keterangan tertulis, Kamis (14/10).

Baca Juga :  Usai Diperiksa Polda Metro Jaya, Musni Umar: Saya Profesor Tidak Dicatat Negara

Pemeriksaan dilakukan mulai dari hulu sampai ke hilir yakni dari Bandara Internasional Soekarno Hatta sampai dengan RSDC Wisma Atlet Pademangan. Sampai saat ini diduga ada oknum anggota TNI berinisial FS yang membantu kaburnya Rachel.

“Hasil penyelidikan sementara, terdapat temuan bahwa adanya oknum anggota TNI bagian Pengamanan Satgas di Bandara yang melakukan tindakan non prosedural,” imbuh Herwin.

Tindakan ini melanggar Keputusan Kepala Satgas Covid-19 No.12/2021 tanggal 15 September 2021. Aturan itu menyatakan bahwa yang berhak mendapat fasilitas Repatriasi karantina di RSDC Wisma Pademangan adalah Para pekerja Migran Indonesia (PMI) yang kembali ke Indonesia dan menetap minimal 14 hari di Indonesia.

Pelajar/Mahasiswa Indonesia setelah mengikuti pendidikan atau melaksanakan tugas belajar dari luar negeri. dan pegawai Pemerintah RI yang kembali ke Indonesia setelah melaksanakan perjalanan dinas dari luar negeri.(jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/