alexametrics
25.7 C
Jayapura
Monday, 4 July 2022

Alasan Uya Kuya Laporkan Medina Zein: Saya Digertak, Diancam, Harus Ada Efek

RADARPAPUA.ID–Meski dirinya diduga menjadi korban penipuan Medina Zein, Uya Kuya tidak berpikir akan memprosesnya secara hukum. Karena, dia termasuk orang yang mudah kasihan, dan tidak tegaan ke orang lain.

Namun, seiring muncul ancaman dan gertakan kepada dirinya, lelaki berusia 47 tahun itu merasa harus mengambil langkah hukum. Akhirnya pada Minggu (15/5) lalu Uya Kuya membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya buntut dari penipuan yang dialaminya dalam transaksi jual beli mobil.

“Saya digertak, diancam, ada pasal pengancaman katanya padahal saya nggak ngancam sama sekali. Terus UU ITE dan lain sebagainya. Saya diomelin, dimarah marahin. Saya yang umurnya 40 tahun lebih dimarahin sama orang yang jauh umurnya di bawah saya,” kata Uya Kuya usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya Rabu (25/5).

Selain itu, ayah dari Cinta Rahmania Putri Khairunnisha dan Sydney Agusto Putra Utama membuat laporan polisi karena kasihan supaya ke depannya tidak ada lagi orang yang menjadi korbannya. Karena berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Uya Kuya, sejumlah orang telah menjadi korban Medina Zein.

“Saya pikir ini tidak bisa dibiarin, disitu saya tergerak, harus ada efek jera. Karena kalau nggak, sampai kapan dia melakukan hal ini ke orang orang. saya kasihan kalau ada korban korban lain. Iya kalau misalnya mereka punya banyak uang, kalau uangnya pas pasan kan kasihan,” tuturnya.

Uya Kuya juga membuat laporan polisi juga dengan alasan kasihan terhadap Medina Zein. Karena jika tidak ada langkah tegas dalam hal ini, kata Uya, kemungkinan dia tidak akan berubah dan bakal terus melakukan tindakan tidak terpuji ke orang-orang.

“Saya bukan cuma kasihan sama korban ya, saya juga kasihan sama dia. Karena saya kasihan, saya laporin biar ada efek jera, biar dia menyesali perbuatannya, bisa taubat dan hidup jadi orang normal,” jelasnya.

Diketahui, Uya Kuya melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan terkait kasus transaksi jual beli mobil. Laporan dibuat pada Minggu (15/5).

Kasus ini berawal dari penawaran mobil oleh Medina Zein untuk dijual kepada Uya Kuya. Uang DP pembelian sudah ditransferkan Uya Kuya kurang lebih Rp 150 juta ke Medina Zein.

Namun ternyata mobil yang dijanjikan tidak kunjung ada. Belakangan Uya Kuya mengetahui kalau mobil yang dijual tidak dimiliki Medina Zein.Uya Kuya pun menyebut mobil yang dijual itu adalah fiktif.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Meski dirinya diduga menjadi korban penipuan Medina Zein, Uya Kuya tidak berpikir akan memprosesnya secara hukum. Karena, dia termasuk orang yang mudah kasihan, dan tidak tegaan ke orang lain.

Namun, seiring muncul ancaman dan gertakan kepada dirinya, lelaki berusia 47 tahun itu merasa harus mengambil langkah hukum. Akhirnya pada Minggu (15/5) lalu Uya Kuya membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya buntut dari penipuan yang dialaminya dalam transaksi jual beli mobil.

“Saya digertak, diancam, ada pasal pengancaman katanya padahal saya nggak ngancam sama sekali. Terus UU ITE dan lain sebagainya. Saya diomelin, dimarah marahin. Saya yang umurnya 40 tahun lebih dimarahin sama orang yang jauh umurnya di bawah saya,” kata Uya Kuya usai menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya Rabu (25/5).

Selain itu, ayah dari Cinta Rahmania Putri Khairunnisha dan Sydney Agusto Putra Utama membuat laporan polisi karena kasihan supaya ke depannya tidak ada lagi orang yang menjadi korbannya. Karena berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Uya Kuya, sejumlah orang telah menjadi korban Medina Zein.

“Saya pikir ini tidak bisa dibiarin, disitu saya tergerak, harus ada efek jera. Karena kalau nggak, sampai kapan dia melakukan hal ini ke orang orang. saya kasihan kalau ada korban korban lain. Iya kalau misalnya mereka punya banyak uang, kalau uangnya pas pasan kan kasihan,” tuturnya.

Uya Kuya juga membuat laporan polisi juga dengan alasan kasihan terhadap Medina Zein. Karena jika tidak ada langkah tegas dalam hal ini, kata Uya, kemungkinan dia tidak akan berubah dan bakal terus melakukan tindakan tidak terpuji ke orang-orang.

“Saya bukan cuma kasihan sama korban ya, saya juga kasihan sama dia. Karena saya kasihan, saya laporin biar ada efek jera, biar dia menyesali perbuatannya, bisa taubat dan hidup jadi orang normal,” jelasnya.

Diketahui, Uya Kuya melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penipuan terkait kasus transaksi jual beli mobil. Laporan dibuat pada Minggu (15/5).

Kasus ini berawal dari penawaran mobil oleh Medina Zein untuk dijual kepada Uya Kuya. Uang DP pembelian sudah ditransferkan Uya Kuya kurang lebih Rp 150 juta ke Medina Zein.

Namun ternyata mobil yang dijanjikan tidak kunjung ada. Belakangan Uya Kuya mengetahui kalau mobil yang dijual tidak dimiliki Medina Zein.Uya Kuya pun menyebut mobil yang dijual itu adalah fiktif.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/