alexametrics
23.7 C
Jayapura
Tuesday, 24 May 2022

Merlin Budiman, Direktur Cantik Tersangka Kasus Korupsi Pasar Tradisional…

RADARPAPUA.ID – Kasus dugaan Korupsi yang melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dengan tersangka ML alias Mucthar, mantan Kepala Disperindag terus bergulir.

Menariknya nama Merli Budiman selaku Direktur CV Berlian pun ikut disebut.

Pasalnya dalam kasus yang menjerat Kepala Dinas ML itu diketahui tidak hanya terkait Pasar Iyok Motongkad saja.

Di tahun anggaran 2014 itu ada tiga proyek pasar tradisional yang di bangun dan ketiga pemenang tender di masing-masing proyek telah ditetapkan tersangka oleh Polres Bolmong.

Salah satunya adalah Merlin Budiman dengan kasus dugaan korupsi Pasar Tradisional, Desa Motongkad.

Kepada manadopost.id, Irma Kunrade, salah satu terpidana, mempertanyakan kenapa dalam kasus dugaan korupsi yang sama hanya dia yang disidang. Sementara tersangka yang lain tidak.

Baca Juga :  KASUS BESAR! Proyek Kemenhan Ini Diduga Rugikan Negara Rp 500 Miliar

“Saya heran, waktu itu kami bertiga sebagai direktur perusahaan yang mengerjakan tiga proyek pembangunan pasar tradisional masing-masing pasar Iyok, Motongkad dan Buyat telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun hanya kasus saya yang di P21 dan limpahkan ke PN Manado,” keluh Irma.

Kapolres Bolaang Mongondow Timur, AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya Negara saat dikonfirmasi terkait beberapa kasus yang dahulu ditangani Polres Bolmong dan belum sempat tuntas dan apakah bisa diselesaikan Polres Boltim? Dirinya mengatakan bahwa dalam persoalan seperti itu perlu ada kajian.

RADARPAPUA.ID – Kasus dugaan Korupsi yang melibatkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dengan tersangka ML alias Mucthar, mantan Kepala Disperindag terus bergulir.

Menariknya nama Merli Budiman selaku Direktur CV Berlian pun ikut disebut.

Pasalnya dalam kasus yang menjerat Kepala Dinas ML itu diketahui tidak hanya terkait Pasar Iyok Motongkad saja.

Di tahun anggaran 2014 itu ada tiga proyek pasar tradisional yang di bangun dan ketiga pemenang tender di masing-masing proyek telah ditetapkan tersangka oleh Polres Bolmong.

Salah satunya adalah Merlin Budiman dengan kasus dugaan korupsi Pasar Tradisional, Desa Motongkad.

Kepada manadopost.id, Irma Kunrade, salah satu terpidana, mempertanyakan kenapa dalam kasus dugaan korupsi yang sama hanya dia yang disidang. Sementara tersangka yang lain tidak.

Baca Juga :  BONGKAR KORUPSI KTP ELEKTRONIK! Hari Ini KPK Periksa 3 Saksi

“Saya heran, waktu itu kami bertiga sebagai direktur perusahaan yang mengerjakan tiga proyek pembangunan pasar tradisional masing-masing pasar Iyok, Motongkad dan Buyat telah ditetapkan sebagai tersangka. Namun hanya kasus saya yang di P21 dan limpahkan ke PN Manado,” keluh Irma.

Kapolres Bolaang Mongondow Timur, AKBP I Dewa Nyoman Agung Surya Negara saat dikonfirmasi terkait beberapa kasus yang dahulu ditangani Polres Bolmong dan belum sempat tuntas dan apakah bisa diselesaikan Polres Boltim? Dirinya mengatakan bahwa dalam persoalan seperti itu perlu ada kajian.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/