alexametrics
26.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

Pangdam XVIII/Kasuari: Pena Lebih Tajam Dibanding Peluru

MANOKWARI — Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI Mayjen I Nyoman Cantiasa menegaskan, tugas insan pers sangat penting dan menunjang berbagai kerja pelayanan publik.

“Senjata pena itu lebih tajam dibanding dengan peluru. Kalau peluru, satu kepala. Kalau pers, satu pena satu juta kepala,” kata Pangdam XVIII/Kasuari saat Silaturahmi Pangdam XVIII/Kasuari bersama Insan Pers tahun 2020, Jumat (16/10/20).

Untuk itu, kata Pangdam XVIII/Kasuari, insan pers juga mengemban kewajiban moral.

“Kita terus memelihara moralitas dan mendidik peran kita. Untuk itu dalam sinergitas, terus menjaga kebersamaan, kekompakan dan soliditas dengan berbagai elemen bangsa dan tidak boleh ada konflik. Kita sebagai anak bangsa, kita harus bersatu.

Baca Juga :  GEGER! Oknum Satpol PP Perkosa Pemandu Lagu,Aksi Terekam CCTV,Ini Kronologisnya

Selain itu, Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan, pihaknya butuh wartawan. Wartawan pun butuh informasi.

“Nilai dalam sinergi yakni komunikasi sehingga membangun Papua Barat dan Indonesia,” tegasnya.

“Mari kita berkomitmen untuk merawat Indonesia. Hindari racun-racun yang mengadudomba dan menghancurkan. Selain itu, mari kita hindari berita-berita hoa,” tandas Pangdam XVIII/Kasuari.

Ketua PWI Papua Barat Bustam mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi niat baik Pangdam XVIII/Kasuari yang menggelar silaturahmi.

“Kita harus bangun harmonisasi (silaturahmi, red) sehingga ada komunikasi positif,” ungkap Bustam.(xlo)

MANOKWARI — Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI Mayjen I Nyoman Cantiasa menegaskan, tugas insan pers sangat penting dan menunjang berbagai kerja pelayanan publik.

“Senjata pena itu lebih tajam dibanding dengan peluru. Kalau peluru, satu kepala. Kalau pers, satu pena satu juta kepala,” kata Pangdam XVIII/Kasuari saat Silaturahmi Pangdam XVIII/Kasuari bersama Insan Pers tahun 2020, Jumat (16/10/20).

Untuk itu, kata Pangdam XVIII/Kasuari, insan pers juga mengemban kewajiban moral.

“Kita terus memelihara moralitas dan mendidik peran kita. Untuk itu dalam sinergitas, terus menjaga kebersamaan, kekompakan dan soliditas dengan berbagai elemen bangsa dan tidak boleh ada konflik. Kita sebagai anak bangsa, kita harus bersatu.

Baca Juga :  GEGER! Tahanan Polisi Ini Tewas, Baru 12 Jam Disel, Propam Turun Tangan

Selain itu, Pangdam XVIII/Kasuari menegaskan, pihaknya butuh wartawan. Wartawan pun butuh informasi.

“Nilai dalam sinergi yakni komunikasi sehingga membangun Papua Barat dan Indonesia,” tegasnya.

“Mari kita berkomitmen untuk merawat Indonesia. Hindari racun-racun yang mengadudomba dan menghancurkan. Selain itu, mari kita hindari berita-berita hoa,” tandas Pangdam XVIII/Kasuari.

Ketua PWI Papua Barat Bustam mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi niat baik Pangdam XVIII/Kasuari yang menggelar silaturahmi.

“Kita harus bangun harmonisasi (silaturahmi, red) sehingga ada komunikasi positif,” ungkap Bustam.(xlo)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/