alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

Operasi Keselamatan Mansinam, 1.179 Pelanggar Terjaring

 

IMBAUAN: Aparat kepolisian dari Polda Papua Barat melakukan edukasi kepada pengguna kendaraan saat Operasi Keselamatan Mansinam 2021 yang digelar 12-25 April 2021 lalu.

MANOKWARI – Sebanyak 1.179 pelanggar lalulintas berhasil ‘dijaring’ Polda Papua Barat saat Operasi Keselamatan Mansinam 2021 yang digelar 12-25 April 2021.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing melalui Kabid Humas, Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan, kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk kasus Lakalantas terjadi peningkatan, jika kita bandingkan tahun sebelumnya,” jelas Adam, Rabu (28/4/21).

Terkait Operasi Keselamatan Mansinam, kata Adam, pihaknya tidak melakukan penilangan. Namun memberikan teguran kepada pengendara yang kedapatan melanggar lalulintas.

“Tindakan yang kami lakukan hanya bersifat teguran, namun diharapkan, kesadaran berlalulintas harus ditingkatkan,” ujarnya.

Berdasarkan data pelanggaran berlalulintas selama 14 hari operasi, terdapat 1.179 pelanggar yang ditegur. Dibanding tahun sebelumnya hanya 624 kasus.

Baca Juga :  15 Anggota Polres Sorong Kota Kena Sanksi

“Jumlah kasus atau pelanggar lalulintas menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Lanjut Adam, usia muda masih mendominasi tingkat pelanggaran berlalulintas yaitu 21-25 tahun, yang seharusnya telah memahami bagaimana berkendaraan yang benar.

“Umur 21-25, seharusnya telah memahami bagaimana berkendaraan yang benar, tapi diabaikan, terbukti faktor kecelakaan terjadi akibat, mengantuk, melambung kendaraan tanpa melihat situasi dan kondisi saat mendahului kendaraan lain,” tuturnya.

Diakui Adam, selama melaksanakan Operasi Keselamatan Mansinam, pihaknya melakukan edukasi kepada masyarakat maupun pengendara tentang pentingnya disiplin berlalulintas, dan pihaknya telah melakukan penyuluhan sebanyak 1.089 kali, sedangkan penyebaran dan imbauan tertib berlalulintas 5.225 kali.

Selain itu, imbauan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) di tengah pandemi virus corona, tetap dilakukan.

“Tak lupa juga kami mengingatkan kepada pengendara maupun masyarakat, tetap mematuhi Prokes, yaitu menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tandasnya. (fre/xlo)

 

IMBAUAN: Aparat kepolisian dari Polda Papua Barat melakukan edukasi kepada pengguna kendaraan saat Operasi Keselamatan Mansinam 2021 yang digelar 12-25 April 2021 lalu.

MANOKWARI – Sebanyak 1.179 pelanggar lalulintas berhasil ‘dijaring’ Polda Papua Barat saat Operasi Keselamatan Mansinam 2021 yang digelar 12-25 April 2021.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing melalui Kabid Humas, Kombes Pol Adam Erwindi menjelaskan, kecelakaan lalulintas (Lakalantas) tahun ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk kasus Lakalantas terjadi peningkatan, jika kita bandingkan tahun sebelumnya,” jelas Adam, Rabu (28/4/21).

Terkait Operasi Keselamatan Mansinam, kata Adam, pihaknya tidak melakukan penilangan. Namun memberikan teguran kepada pengendara yang kedapatan melanggar lalulintas.

“Tindakan yang kami lakukan hanya bersifat teguran, namun diharapkan, kesadaran berlalulintas harus ditingkatkan,” ujarnya.

Berdasarkan data pelanggaran berlalulintas selama 14 hari operasi, terdapat 1.179 pelanggar yang ditegur. Dibanding tahun sebelumnya hanya 624 kasus.

Baca Juga :  KPK Perpanjang Masa Penahanan Rahmat Effendi dan Kawan-kawan, Ini Alasannya

“Jumlah kasus atau pelanggar lalulintas menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” katanya.

Lanjut Adam, usia muda masih mendominasi tingkat pelanggaran berlalulintas yaitu 21-25 tahun, yang seharusnya telah memahami bagaimana berkendaraan yang benar.

“Umur 21-25, seharusnya telah memahami bagaimana berkendaraan yang benar, tapi diabaikan, terbukti faktor kecelakaan terjadi akibat, mengantuk, melambung kendaraan tanpa melihat situasi dan kondisi saat mendahului kendaraan lain,” tuturnya.

Diakui Adam, selama melaksanakan Operasi Keselamatan Mansinam, pihaknya melakukan edukasi kepada masyarakat maupun pengendara tentang pentingnya disiplin berlalulintas, dan pihaknya telah melakukan penyuluhan sebanyak 1.089 kali, sedangkan penyebaran dan imbauan tertib berlalulintas 5.225 kali.

Selain itu, imbauan mematuhi protokol kesehatan (Prokes) di tengah pandemi virus corona, tetap dilakukan.

“Tak lupa juga kami mengingatkan kepada pengendara maupun masyarakat, tetap mematuhi Prokes, yaitu menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak,” tandasnya. (fre/xlo)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/