alexametrics
28.7 C
Jayapura
Sunday, 26 June 2022

Fakta Baru! Pelaku dan Korban Mutilasi Sudah seperti Saudara, Alasan Pembunuhan

“Para pelaku mengajak korban untuk mengonsumsi narkoba, awalnya. Kemudian ketika korban tertidur kemudian para pelaku dengan perannya masing-masing bersama membunuh korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Erpan Zulpan.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

“Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP ancaman pidana seumur hidup atau paling lama waktu tertentu,” kata Zulpan.

Zulpan juga mengungkap bahwa berdasarkan pemeriksaan, motif mutilasi di Kedungwaringin, Bekasi, itu dilatarbelakangi sakit hati.

“Yang melatarbelakangi kasus ini oleh para pelaku motifnya adalah para pelaku sakit hati dengan korban RS,” ungkap Zulpan.

Zulpan juga mengungkap baik FM dan MAP, sama-sama memiliki dendam terhadap korban.

Untuk FM, kata Zulpan, korban disebut pernah menghina FM dan istrinya.

Sedangkan MAP, sakit hati lantaran korban pernah menyetubuhi almarhum istrinya.

“Tersangka FM sakit hati karena korban pernah menghina pelaku FM dan istrinya. Kemudian tersangka MAP sakit hati dengan korban karena almarhum istri pelaku pernah dicabuli korban,” ungkap Zulpan. (ruh/int/pojoksatu)

“Para pelaku mengajak korban untuk mengonsumsi narkoba, awalnya. Kemudian ketika korban tertidur kemudian para pelaku dengan perannya masing-masing bersama membunuh korban,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Erpan Zulpan.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal pembunuhan berencana.

“Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP ancaman pidana seumur hidup atau paling lama waktu tertentu,” kata Zulpan.

Zulpan juga mengungkap bahwa berdasarkan pemeriksaan, motif mutilasi di Kedungwaringin, Bekasi, itu dilatarbelakangi sakit hati.

“Yang melatarbelakangi kasus ini oleh para pelaku motifnya adalah para pelaku sakit hati dengan korban RS,” ungkap Zulpan.

Zulpan juga mengungkap baik FM dan MAP, sama-sama memiliki dendam terhadap korban.

Untuk FM, kata Zulpan, korban disebut pernah menghina FM dan istrinya.

Sedangkan MAP, sakit hati lantaran korban pernah menyetubuhi almarhum istrinya.

“Tersangka FM sakit hati karena korban pernah menghina pelaku FM dan istrinya. Kemudian tersangka MAP sakit hati dengan korban karena almarhum istri pelaku pernah dicabuli korban,” ungkap Zulpan. (ruh/int/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/