alexametrics
29.7 C
Jayapura
Sunday, 22 May 2022

Goyang Tobelo dan Papeda Lengketkan Persaudaraan Maluku di Perantauan

 

MANOKWARI — Rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) Pattimura ke-204 menjadi salah satu momen spesial bagi keluarga besar Maluku di perantauan, khususnya di Manokwari dan sekitarnya. Pasalnya, berbagai kegiatan sosial dan lomba rekreatif (Goyang Tobelo dan Makan Papeda) yang digelar di Pantai BLK Manokwari, Rabu (26/5/21).

Lomba Goyang Tobelo dan Makan Papeda yang ditampilkan ‘melarutkan dan melengketkan kembali’ semangat persatuan dan kesatuan ‘Basudara Maluku’ di perantauan.

Uniknya lagi Lomba Makan Papeda menampilkan 27 peserta, sementara Lomba Goyang Tobelo menampilkan sedikitnya 18 group. Menyabet juara pertama Goyang Tobelo, Group Enbal Love yang berasal dari Keluarga Kei, urutan kedua diraih Group Keluarga Hulaliu, dan urutan ketiga diraih Group Pemuda Halmahera. Juara favorit didiraih Group Sumsir dan juara terhebo diraih Group Satu Paket.

Sedangkan Lomba Makan Papeda, diraih Rony Lewakabessy dari Persekutuan Hutumuri, juara kedua di peroleh Wildo Siahaya dari Persekutuan Hulaliu dan di posisi ketiga ditempati Amin dari Persekutuan Negeri Tengah-Tengah.

Baca Juga :  Ibu Kandung Akademik, Sagrim: Bersama dan Bersatu Membangun Unipa

Aljabar Makatita, Ketua Panitia Perayaan HUT Pattimura ke-204, mengatakan, pelaksanaan lomba ini merupakan bagian dari perayaan HUT Pattimura, yang seyogyanya menjadi barometer untuk mempererat silaturahmi orang Maluku di tanah rantau, khususnya di Manokwari.

“Ini masih bagian dari HUT Pattimura ke-204. Tentu ini sekaligus untuk perkuat kekeluargaan kita anak Maluku di perantauan,” kata Makatita.

Sejalan ditegaskan Romer Tapilatu, Ketua Kerukunan Keluarga Ambon Maluku Tengah (KKAMT) Kabupaten Manokwari.

“Luar biasa kegiatan yang panitia dan Basudara Maluku laksanakan ini. Saya berharap kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang, supaya kita anak Maluku tetap kompak dan solid untuk bersama-sama bangun Manokwari,” tegas Romer.

Romer pun berharap kekeluargaan sebagai anak Maluku yang sudah terjalin ini tidak semata-mata untuk hura-hura.

“Melainkan ke depannya dapat membantu pemerintah dalam mengawal seluruh kebijakan bagi kesejahteraan banyak orang,” tandas Romer. (xlo)

 

MANOKWARI — Rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT) Pattimura ke-204 menjadi salah satu momen spesial bagi keluarga besar Maluku di perantauan, khususnya di Manokwari dan sekitarnya. Pasalnya, berbagai kegiatan sosial dan lomba rekreatif (Goyang Tobelo dan Makan Papeda) yang digelar di Pantai BLK Manokwari, Rabu (26/5/21).

Lomba Goyang Tobelo dan Makan Papeda yang ditampilkan ‘melarutkan dan melengketkan kembali’ semangat persatuan dan kesatuan ‘Basudara Maluku’ di perantauan.

Uniknya lagi Lomba Makan Papeda menampilkan 27 peserta, sementara Lomba Goyang Tobelo menampilkan sedikitnya 18 group. Menyabet juara pertama Goyang Tobelo, Group Enbal Love yang berasal dari Keluarga Kei, urutan kedua diraih Group Keluarga Hulaliu, dan urutan ketiga diraih Group Pemuda Halmahera. Juara favorit didiraih Group Sumsir dan juara terhebo diraih Group Satu Paket.

Sedangkan Lomba Makan Papeda, diraih Rony Lewakabessy dari Persekutuan Hutumuri, juara kedua di peroleh Wildo Siahaya dari Persekutuan Hulaliu dan di posisi ketiga ditempati Amin dari Persekutuan Negeri Tengah-Tengah.

Baca Juga :  Bupati Manokwari Canangkan Perayaan HUT Pattimura ke-204

Aljabar Makatita, Ketua Panitia Perayaan HUT Pattimura ke-204, mengatakan, pelaksanaan lomba ini merupakan bagian dari perayaan HUT Pattimura, yang seyogyanya menjadi barometer untuk mempererat silaturahmi orang Maluku di tanah rantau, khususnya di Manokwari.

“Ini masih bagian dari HUT Pattimura ke-204. Tentu ini sekaligus untuk perkuat kekeluargaan kita anak Maluku di perantauan,” kata Makatita.

Sejalan ditegaskan Romer Tapilatu, Ketua Kerukunan Keluarga Ambon Maluku Tengah (KKAMT) Kabupaten Manokwari.

“Luar biasa kegiatan yang panitia dan Basudara Maluku laksanakan ini. Saya berharap kegiatan seperti ini akan terus dilakukan di tahun-tahun mendatang, supaya kita anak Maluku tetap kompak dan solid untuk bersama-sama bangun Manokwari,” tegas Romer.

Romer pun berharap kekeluargaan sebagai anak Maluku yang sudah terjalin ini tidak semata-mata untuk hura-hura.

“Melainkan ke depannya dapat membantu pemerintah dalam mengawal seluruh kebijakan bagi kesejahteraan banyak orang,” tandas Romer. (xlo)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/