alexametrics
31.7 C
Jayapura
Wednesday, 18 May 2022

TENSI MAKIN TINGGI! Amerika Marah Besar, 12 Diplomat Rusia Diusir, 352 Warga…

RADARPAPUA.ID – Amerika Serikat (AS) marah besar dan akan mengusir 12 diplomat Rusia dari misi Moskow untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York. Diduga 12 diplomat Rusia itu melakukan spionase.

Lewat pernyataan pada Senin (28/2), misi AS untuk PBB mengatakan pihaknya memulai proses pengusiran para diplomat karena mereka terlibat dalam kegiatan spionase yang merugikan keamanan nasional Washington.

Dari laporan Al Jazeera, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengaku para diplomat telah diminta untuk pergi pada 7 Maret.

Nebenzia kemudian mengangkat masalah tersebut pada awal pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang situasi kemanusiaan di Ukraina.

Ia menyebut langkah AS bermusuhan dan melanggar komitmennya sebagai tuan rumah markas besar PBB di New York.

Baca Juga :  Presiden Rusia Vladimir Putin Marah, Tolak Damai dengan Ukraina Karena Isu...

“Para diplomat yang telah diminta untuk meninggalkan Amerika Serikat itu terlibat dalam kegiatan yang tidak sesuai dengan tanggung jawab dan kewajiban mereka sebagai diplomat,” jawab Wakil Duta Besar AS untuk PBB Richard Mills.

Sejak Kamis (24/2), pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah memberlakukan sejumlah sanksi terhadap Rusia sebagai tanggapan atas invasi negara itu ke Ukraina.

Pekan lalu, AS dan sekutunya mengumumkan rencana untuk menjatuhkan sanksi kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.

RADARPAPUA.ID – Amerika Serikat (AS) marah besar dan akan mengusir 12 diplomat Rusia dari misi Moskow untuk Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York. Diduga 12 diplomat Rusia itu melakukan spionase.

Lewat pernyataan pada Senin (28/2), misi AS untuk PBB mengatakan pihaknya memulai proses pengusiran para diplomat karena mereka terlibat dalam kegiatan spionase yang merugikan keamanan nasional Washington.

Dari laporan Al Jazeera, Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengaku para diplomat telah diminta untuk pergi pada 7 Maret.

Nebenzia kemudian mengangkat masalah tersebut pada awal pertemuan Dewan Keamanan PBB tentang situasi kemanusiaan di Ukraina.

Ia menyebut langkah AS bermusuhan dan melanggar komitmennya sebagai tuan rumah markas besar PBB di New York.

Baca Juga :  Google Maps Bikin Fasilitas Militer Rahasia Milik Rusia Terungkap

“Para diplomat yang telah diminta untuk meninggalkan Amerika Serikat itu terlibat dalam kegiatan yang tidak sesuai dengan tanggung jawab dan kewajiban mereka sebagai diplomat,” jawab Wakil Duta Besar AS untuk PBB Richard Mills.

Sejak Kamis (24/2), pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah memberlakukan sejumlah sanksi terhadap Rusia sebagai tanggapan atas invasi negara itu ke Ukraina.

Pekan lalu, AS dan sekutunya mengumumkan rencana untuk menjatuhkan sanksi kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov.

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/