alexametrics
25.7 C
Jayapura
Monday, 8 August 2022

Presiden Vladimir Putin Ngaku Sudah Sampaikan Secara Detail Situasi Rusia dan Ukraina ke Jokowi

RADARPAPUA.ID–Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut bahwa pembicaraannya dengan Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (30/6) di Moskow dilakukan dalam suasana seperti dialog bisnis dan sangat informatif.

“Terkait pembicaraan dengan Bapak Joko Widodo, kegiatan dilakukan dalam suasana bisnis (business-like manner) dan sangat informatif,” kata Putin dalam keterangan pers Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Jumat (1/7).

Dalam kesempatan tersebut, Putin menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Putin juga mengatakan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia berjalan secara konstruktif dan saling menguntungkan dengan berdasarkan tradisi persahabatan yang baik dan saling bantu satu sama lain.

Selama berjalannya dialog, Putin mengatakan bahwa kedua pimpinan negara sempat membahas isu regional dan internasional yang mendesak, di samping berbagai pembahasan terkait kerja sama bilateral terutama di bidang ekonomi.

“Saya menginformasikan ke Presiden Jokowi secara detail terkait situasi yang berkembang soal Ukraina,” ujar Putin dalam keterangan Kedubes Rusia.

“Rusia dan Indonesia tengah mengoordinasikan posisi dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional lainnya, termasuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang akan diketuai oleh Indonesia tahun depan,” imbuh Putin.

Terkait hubungan bilateral, dia mengatakan bahwa ada perhatian khusus untuk kerja sama perdagangan dan ekonomi, di mana dinamika yang baik terlihat dalam hubungan keduanya. Pada 2021, contohnya, perdagangan bilateral meningkat sebanyak lebih dari 40 persen menurut Putin.

Sementara itu, dalam lima bulan pertama tahun 2022, peningkatan tersebut mencapai angka lebih dari 65 persen.

“Dalam konteks ini, kedua negara menunjukkan keinginan untuk meningkatkan upaya Komisi Bersama Indonesia-Rusia untuk Kerja sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknis,” ujarnya.

Selain itu, pembahasan terkait kerja sama kemanusiaan, budaya, pariwisata, dan pendidikan juga turut dibahas. Hal itu mencakup pelonggaran pembatasan perjalanan terkait Covid-19 serta kebijakan bebas visa.

Dia juga mengatakan bahwa kemungkinan untuk melanjutkan diskusi terkait penerbangan langsung dari Moskow ke Bali.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut bahwa pembicaraannya dengan Presiden RI Joko Widodo pada Kamis (30/6) di Moskow dilakukan dalam suasana seperti dialog bisnis dan sangat informatif.

“Terkait pembicaraan dengan Bapak Joko Widodo, kegiatan dilakukan dalam suasana bisnis (business-like manner) dan sangat informatif,” kata Putin dalam keterangan pers Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Jumat (1/7).

Dalam kesempatan tersebut, Putin menegaskan bahwa Indonesia merupakan salah satu mitra kunci Rusia di kawasan Asia-Pasifik. Putin juga mengatakan bahwa hubungan Indonesia dan Rusia berjalan secara konstruktif dan saling menguntungkan dengan berdasarkan tradisi persahabatan yang baik dan saling bantu satu sama lain.

Selama berjalannya dialog, Putin mengatakan bahwa kedua pimpinan negara sempat membahas isu regional dan internasional yang mendesak, di samping berbagai pembahasan terkait kerja sama bilateral terutama di bidang ekonomi.

“Saya menginformasikan ke Presiden Jokowi secara detail terkait situasi yang berkembang soal Ukraina,” ujar Putin dalam keterangan Kedubes Rusia.

“Rusia dan Indonesia tengah mengoordinasikan posisi dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan organisasi internasional lainnya, termasuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang akan diketuai oleh Indonesia tahun depan,” imbuh Putin.

Terkait hubungan bilateral, dia mengatakan bahwa ada perhatian khusus untuk kerja sama perdagangan dan ekonomi, di mana dinamika yang baik terlihat dalam hubungan keduanya. Pada 2021, contohnya, perdagangan bilateral meningkat sebanyak lebih dari 40 persen menurut Putin.

Sementara itu, dalam lima bulan pertama tahun 2022, peningkatan tersebut mencapai angka lebih dari 65 persen.

“Dalam konteks ini, kedua negara menunjukkan keinginan untuk meningkatkan upaya Komisi Bersama Indonesia-Rusia untuk Kerja sama Perdagangan, Ekonomi, dan Teknis,” ujarnya.

Selain itu, pembahasan terkait kerja sama kemanusiaan, budaya, pariwisata, dan pendidikan juga turut dibahas. Hal itu mencakup pelonggaran pembatasan perjalanan terkait Covid-19 serta kebijakan bebas visa.

Dia juga mengatakan bahwa kemungkinan untuk melanjutkan diskusi terkait penerbangan langsung dari Moskow ke Bali.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/