alexametrics
30.7 C
Jayapura
Thursday, 18 August 2022

NGERI BANGET! 280 Hari Gelombang Panas, 90 Orang di India dan Pakistan Tewas

RADARPAPUA.ID–India dan Pakistan mencatat rekor suhu terpanas pada tahun ini. Situasi itu memicu gelombang panas yang melanda beberapa negara bagian di India Utara, Tengah, dan Timur dari Maret-Mei 2022. Tak sedikit laporan jumlah kematian yang diumumkan.

“Kondisi seperti gelombang panas terjadi di 16 negara bagian India dari 11 Maret-24 April 2022,” kata State of India’s Environment.

Negara itu melaporkan 280 hari dilanda gelombang panas dari 11 Maret-18 Mei 2022, tertinggi dalam 12 tahun. Sebagai contoh pada tahun 2011, gelombang panas dilaporkan di Andhra Pradesh, Rajasthan, Punjab, Haryana dan Tamil Nadu, Madhya Pradesh, Odisha dan Uttar Pradesh, dan Bihar, Chhattisgarh, Delhi, Gujarat, Jharkhand, Maharashtra, dan Benggala Barat.

Gelombang panas di darat dan depresi di laut tahun ini dimulai di sekitar India pada 11 Maret 2022. Ini adalah indikator bahwa gelombang panas pada Maret 2022 tidak normal.

Gelombang panas tahun ini hampir dua kali lipat dari apa yang dialami negara itu pada 2012. Gelombang panas terjadi ketika suhu melintasi 40 derajat Celcius di dataran, 37 ° C di daerah pesisir dan 30 ° C di perbukitan menurut IMD.

Lima negara bagian menyumbang 54 persen dari gelombang panas tahun ini yakni Rajasthan, Madhya Pradesh, Himachal Pradesh, Gujarat, dan Haryana.

Gelombang panas yang tidak biasa pada Maret 2022 disebabkan oleh anomali iklim yang tidak terduga, yang dapat dikaitkan dengan pemanasan global. April adalah bulan terpanas di India barat laut dan tengah. April juga menjadi bulan terpanas ketiga di negara itu dalam 122 tahun terakhir (1901 hingga 2022) menurut analisis IMD.

90 Jiwa Meninggal

Gelombang panas awal yang tidak biasa yang menyapu India dan Pakistan pada 2022 karena dampak langsung dari perubahan iklim, klaim sebuah studi global baru-baru ini oleh World Weather Attribution Network (WWAN).

Gelombang panas ini menimbulkan risiko besar bagi kesehatan masyarakat dan setidaknya 90 kematian tercatat di kedua negara (India dan Pakistan).

Gelombang panas disebut sebagai bencana senyap karena kematian terkait panas sering diremehkan di seluruh dunia karena sejumlah alasan.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–India dan Pakistan mencatat rekor suhu terpanas pada tahun ini. Situasi itu memicu gelombang panas yang melanda beberapa negara bagian di India Utara, Tengah, dan Timur dari Maret-Mei 2022. Tak sedikit laporan jumlah kematian yang diumumkan.

“Kondisi seperti gelombang panas terjadi di 16 negara bagian India dari 11 Maret-24 April 2022,” kata State of India’s Environment.

Negara itu melaporkan 280 hari dilanda gelombang panas dari 11 Maret-18 Mei 2022, tertinggi dalam 12 tahun. Sebagai contoh pada tahun 2011, gelombang panas dilaporkan di Andhra Pradesh, Rajasthan, Punjab, Haryana dan Tamil Nadu, Madhya Pradesh, Odisha dan Uttar Pradesh, dan Bihar, Chhattisgarh, Delhi, Gujarat, Jharkhand, Maharashtra, dan Benggala Barat.

Gelombang panas di darat dan depresi di laut tahun ini dimulai di sekitar India pada 11 Maret 2022. Ini adalah indikator bahwa gelombang panas pada Maret 2022 tidak normal.

Gelombang panas tahun ini hampir dua kali lipat dari apa yang dialami negara itu pada 2012. Gelombang panas terjadi ketika suhu melintasi 40 derajat Celcius di dataran, 37 ° C di daerah pesisir dan 30 ° C di perbukitan menurut IMD.

Lima negara bagian menyumbang 54 persen dari gelombang panas tahun ini yakni Rajasthan, Madhya Pradesh, Himachal Pradesh, Gujarat, dan Haryana.

Gelombang panas yang tidak biasa pada Maret 2022 disebabkan oleh anomali iklim yang tidak terduga, yang dapat dikaitkan dengan pemanasan global. April adalah bulan terpanas di India barat laut dan tengah. April juga menjadi bulan terpanas ketiga di negara itu dalam 122 tahun terakhir (1901 hingga 2022) menurut analisis IMD.

90 Jiwa Meninggal

Gelombang panas awal yang tidak biasa yang menyapu India dan Pakistan pada 2022 karena dampak langsung dari perubahan iklim, klaim sebuah studi global baru-baru ini oleh World Weather Attribution Network (WWAN).

Gelombang panas ini menimbulkan risiko besar bagi kesehatan masyarakat dan setidaknya 90 kematian tercatat di kedua negara (India dan Pakistan).

Gelombang panas disebut sebagai bencana senyap karena kematian terkait panas sering diremehkan di seluruh dunia karena sejumlah alasan.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/