alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Video Asusila Sang Anak Diunduh, Pria Ini Divonis Pernjara

RADARPAPUA.ID – Wong Ket Kok menerima ganjaran atas perbuatan tidak pantasnya. Bapak dua anak yang sudah berusia 54 tahun itu kemarin (3/3) dihukum 2 tahun 8 bulan penjara.

Hukuman pidana tersebut diberikan setelah pria asal Singapura itu terbukti memiliki foto dan video pelecehan seksual kepada anak.

Di Singapura, kepemilikan material pelecehan kepada anak bisa dihukum hingga lima tahun penjara, denda, dan cambuk. Wong tidak bisa dicambuk karena usianya sudah di atas 50 tahun.

“Meski tidak secara langsung melakukan pelecehan kepada anak-anak (di video, Red), terdakwa telah mendorong produksi materi (pelecehan) tersebut dengan permintaan yang tak henti-hentinya,” ujar wakil jaksa penuntut umum Louis Ngia sebagaimana yang dikutip The Straits Times.

Dalam sidang terungkap, polisi mendapatkan fakta bahwa Wong kerap mengunduh file pelecehan seksual terhadap anak di internet. Penggerebekan dilakukan pada 29 Juli 2020 pukul 21.15. Wong mengaku mencari dan mengunduh file-file tersebut setiap hari selama setidaknya lima tahun terakhir. Dia menggunakan perangkat lunak yang disebut eMule.

Baca Juga :  Banyak Banget! UAS Ditolak Masuk, Singapura Malah jadi Tempat Sembunyi Koruptor

Pria yang bekerja sebagai kontraktor swasta itu melakukannya demi kepuasan sendiri. Tindakan dan pedofilia yang dimilikinya cukup menakutkan. Sebab, ketika awal dia mulai mengunduh, anak-anaknya masih kecil. Putrinya saat itu berusia 12 tahun dan putranya 5 tahun.

Berdasar hasil penyelidikan polisi, perangkat keras dan laptop milik Wong berisi 164.666 video dan foto pornografi anak dan dewasa. Sebanyak 46.946 file di antaranya adalah pelecehan seksual terhadap anak. Rata-rata anak di foto dan video tersebut berusia 2–12 tahun, seusia dengan anak-anak Wong ketika itu.

Wong mengaku bersalah, tetapi meminta keringanan hukuman. Menurut dia, dirinya adalah tulang punggung keluarga dan membiayai sekolah anak-anaknya. Terlebih, itulah tindak kejahatan pertamanya. Namun, hakim bergeming. Wong mulai menjalani masa tahanannya pada 10 Maret nanti. (Jawa Pos)

RADARPAPUA.ID – Wong Ket Kok menerima ganjaran atas perbuatan tidak pantasnya. Bapak dua anak yang sudah berusia 54 tahun itu kemarin (3/3) dihukum 2 tahun 8 bulan penjara.

Hukuman pidana tersebut diberikan setelah pria asal Singapura itu terbukti memiliki foto dan video pelecehan seksual kepada anak.

Di Singapura, kepemilikan material pelecehan kepada anak bisa dihukum hingga lima tahun penjara, denda, dan cambuk. Wong tidak bisa dicambuk karena usianya sudah di atas 50 tahun.

“Meski tidak secara langsung melakukan pelecehan kepada anak-anak (di video, Red), terdakwa telah mendorong produksi materi (pelecehan) tersebut dengan permintaan yang tak henti-hentinya,” ujar wakil jaksa penuntut umum Louis Ngia sebagaimana yang dikutip The Straits Times.

Dalam sidang terungkap, polisi mendapatkan fakta bahwa Wong kerap mengunduh file pelecehan seksual terhadap anak di internet. Penggerebekan dilakukan pada 29 Juli 2020 pukul 21.15. Wong mengaku mencari dan mengunduh file-file tersebut setiap hari selama setidaknya lima tahun terakhir. Dia menggunakan perangkat lunak yang disebut eMule.

Baca Juga :  Ternyata Benar, Ustaz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura: Itu Sahih...

Pria yang bekerja sebagai kontraktor swasta itu melakukannya demi kepuasan sendiri. Tindakan dan pedofilia yang dimilikinya cukup menakutkan. Sebab, ketika awal dia mulai mengunduh, anak-anaknya masih kecil. Putrinya saat itu berusia 12 tahun dan putranya 5 tahun.

Berdasar hasil penyelidikan polisi, perangkat keras dan laptop milik Wong berisi 164.666 video dan foto pornografi anak dan dewasa. Sebanyak 46.946 file di antaranya adalah pelecehan seksual terhadap anak. Rata-rata anak di foto dan video tersebut berusia 2–12 tahun, seusia dengan anak-anak Wong ketika itu.

Wong mengaku bersalah, tetapi meminta keringanan hukuman. Menurut dia, dirinya adalah tulang punggung keluarga dan membiayai sekolah anak-anaknya. Terlebih, itulah tindak kejahatan pertamanya. Namun, hakim bergeming. Wong mulai menjalani masa tahanannya pada 10 Maret nanti. (Jawa Pos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/