alexametrics
25.7 C
Jayapura
Thursday, 26 May 2022

OMG Pesawat Kargo Tergelincir di Bandara Saat Pendaratan Darurat, Badan…

RADARPAPUA.ID–Pesawat kargo Boeing 757-200 yang dioperasikan DHL dengan registrasi HP-2010DAE tergelincir saat melakukan pendaratan darurat di landasan pacu Bandara Internasional Juan Santamaria pada Kamis (7/4).

Pesawat mendarat darurat setelah lepas landas dari Bandara San Jose menuju utara Guatemala. Tergelincirnya pesawat menimbulkan kepulan asap dan kemudian dipadamkan oleh petugas.

Setelah 10 menit penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali menuju San Jose untuk memasuki pola holding selama sekitar 25 menit. Komunikasi antara pilot dan menara menunjukkan bahwa pesawat mengalami masalah hidrolik.

Pilot kemudian memutuskan untuk mendarat darurat di San Jose, tetapi pesawat keluar dari sisi landasan. Tak lama kemudian, pesawat jenis Boeing 757 kemudian pecah saat berhenti. Badan pesawat terbelah dua.

Baca Juga :  Palang Merah Internasional Berharap Makin Banyak Warga Sipil Bisa Terevakuasi

Layanan penyelamatan bergegas ke pesawat, laporan awal menunjukkan tidak ada yang terluka parah. Asap mengepul dari pesawat nahas tersebut.

“Dua awak pesawat dalam kondisi baik,” kata kepala petugas pemadam kebakaran Kosta Rika, Hector Chaves.

Meski demikian, mereka tetap dilarikan ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan. Seorang pekerja Palang Merah Guido Vasquez mengatakan pilot terguncang dalam kecelakaan itu.

“Pilot terguncang, tetapi kedua kru sadar dan mengingat semuanya dengan jelas,” tambah Vasquez.

Kecelakaan itu terjadi tepat sebelum pukul 10:30 (1630 GMT) setelah pesawat Boeing-757 lepas landas dari Bandara Internasional Juan Santamaria, San Jose. Pesawat terpaksa kembali 25 menit kemudian untuk pendaratan darurat karena kerusakan mekanis. Bandara ditutup hingga pukul 18:00.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Pesawat kargo Boeing 757-200 yang dioperasikan DHL dengan registrasi HP-2010DAE tergelincir saat melakukan pendaratan darurat di landasan pacu Bandara Internasional Juan Santamaria pada Kamis (7/4).

Pesawat mendarat darurat setelah lepas landas dari Bandara San Jose menuju utara Guatemala. Tergelincirnya pesawat menimbulkan kepulan asap dan kemudian dipadamkan oleh petugas.

Setelah 10 menit penerbangan, pilot memutuskan untuk kembali menuju San Jose untuk memasuki pola holding selama sekitar 25 menit. Komunikasi antara pilot dan menara menunjukkan bahwa pesawat mengalami masalah hidrolik.

Pilot kemudian memutuskan untuk mendarat darurat di San Jose, tetapi pesawat keluar dari sisi landasan. Tak lama kemudian, pesawat jenis Boeing 757 kemudian pecah saat berhenti. Badan pesawat terbelah dua.

Baca Juga :  Pejabat Rusia: Ukraina Selamanya Telah Kehilangan Akses ke Laut Azov

Layanan penyelamatan bergegas ke pesawat, laporan awal menunjukkan tidak ada yang terluka parah. Asap mengepul dari pesawat nahas tersebut.

“Dua awak pesawat dalam kondisi baik,” kata kepala petugas pemadam kebakaran Kosta Rika, Hector Chaves.

Meski demikian, mereka tetap dilarikan ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan. Seorang pekerja Palang Merah Guido Vasquez mengatakan pilot terguncang dalam kecelakaan itu.

“Pilot terguncang, tetapi kedua kru sadar dan mengingat semuanya dengan jelas,” tambah Vasquez.

Kecelakaan itu terjadi tepat sebelum pukul 10:30 (1630 GMT) setelah pesawat Boeing-757 lepas landas dari Bandara Internasional Juan Santamaria, San Jose. Pesawat terpaksa kembali 25 menit kemudian untuk pendaratan darurat karena kerusakan mekanis. Bandara ditutup hingga pukul 18:00.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/