alexametrics
30.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

Hasil Penelitian Tunjukkan Pasien Sembuh dari Covid-19 Berisiko Terkena…

RADARPAPUA.ID – Hasil penelitian Washington University yang dipublikasikan di Jurnal Nature Medicine menunjukkan bahwa pasien Covid-19 yang sudah sembuh memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Itu biasanya terjadi setahun setelah sembuh.

Komplikasi yang terjadi, antara lain, gangguan irama jantung, peradangan jantung, pembekuan darah, stroke, penyakit arteri koroner, serangan jantung, gagal jantung, atau bahkan kematian.

Peneliti menganalisis rekam medis 153.760 orang yang positif Covid-19 dari 1 Maret 2020–15 Januari 2021. Mereka dibandingkan dengan dua kelompok, yaitu 5,6 juta pasien yang tidak terkena Covid-19 di periode yang sama dan 5,8 juta pasien yang dirawat di RS pada 2017.

Hasilnya, penyakit kardiovaskular muncul 4 persen lebih banyak di orang yang pernah terkena Covid-19. Mereka juga 72 persen lebih berpeluang menderita penyakit arteri koroner, 63 persen serangan jantung, dan 52 persen stroke. (Jawa Pos)

Baca Juga :  Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Izinkan Jamaah Salat, Tapi....

RADARPAPUA.ID – Hasil penelitian Washington University yang dipublikasikan di Jurnal Nature Medicine menunjukkan bahwa pasien Covid-19 yang sudah sembuh memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular. Itu biasanya terjadi setahun setelah sembuh.

Komplikasi yang terjadi, antara lain, gangguan irama jantung, peradangan jantung, pembekuan darah, stroke, penyakit arteri koroner, serangan jantung, gagal jantung, atau bahkan kematian.

Peneliti menganalisis rekam medis 153.760 orang yang positif Covid-19 dari 1 Maret 2020–15 Januari 2021. Mereka dibandingkan dengan dua kelompok, yaitu 5,6 juta pasien yang tidak terkena Covid-19 di periode yang sama dan 5,8 juta pasien yang dirawat di RS pada 2017.

Hasilnya, penyakit kardiovaskular muncul 4 persen lebih banyak di orang yang pernah terkena Covid-19. Mereka juga 72 persen lebih berpeluang menderita penyakit arteri koroner, 63 persen serangan jantung, dan 52 persen stroke. (Jawa Pos)

Baca Juga :  Negara Ini Alami Krisis Ekonomi, Semua Menteri Pilih Mundur

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/