alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Tiap Menit Satu Anak di Ukraina Menjadi Pengungsi

RADARPAPUA.ID – Konflik antara Rusia-Ukraina sangat berdampak bagi para warga sipil. PBB melaporkan kini sekira 1,4 juta anak telah melarikan diri dari Ukraina sejak invasi Rusia dimulai pada 24 Februari.

Dalam perhitungannya, berarti satu anak per menit telah menjadi pengungsi di Ukraina.

“Rata-rata, setiap hari selama 20 hari terakhir di Ukraina, lebih dari 70.000 anak menjadi pengungsi,” jelas James Elder, juru bicara badan anak-anak PBB UNICEF di Jenewa.

Beberapa hari lalu Ukraina menuding Pasukan Rusia telah menembak sekelompok pengungsi perempuan dan anak-anak yang hendak meninggalkan sebuah desa dekat Kiev.

Kejadian ini menewaskan tujuh orang, salah satunya anak-anak. “Dalam upaya mengungsi dari desa Peremoga di sepanjang koridor ‘hijau’ yang disepakati, para penjajah melepaskan tembakan ke warga sipil, yang hanya terdiri dari perempuan dan anak-anak,” kata Intelijen Pertahanan Ukraina, mengutip AFP, Minggu (14/3). (CNN/tkg)

Baca Juga :  Joe Biden Siapkan 102 Juta Dolar AS untuk Perluas Kemitraan Strategis AS-ASEAN

RADARPAPUA.ID – Konflik antara Rusia-Ukraina sangat berdampak bagi para warga sipil. PBB melaporkan kini sekira 1,4 juta anak telah melarikan diri dari Ukraina sejak invasi Rusia dimulai pada 24 Februari.

Dalam perhitungannya, berarti satu anak per menit telah menjadi pengungsi di Ukraina.

“Rata-rata, setiap hari selama 20 hari terakhir di Ukraina, lebih dari 70.000 anak menjadi pengungsi,” jelas James Elder, juru bicara badan anak-anak PBB UNICEF di Jenewa.

Beberapa hari lalu Ukraina menuding Pasukan Rusia telah menembak sekelompok pengungsi perempuan dan anak-anak yang hendak meninggalkan sebuah desa dekat Kiev.

Kejadian ini menewaskan tujuh orang, salah satunya anak-anak. “Dalam upaya mengungsi dari desa Peremoga di sepanjang koridor ‘hijau’ yang disepakati, para penjajah melepaskan tembakan ke warga sipil, yang hanya terdiri dari perempuan dan anak-anak,” kata Intelijen Pertahanan Ukraina, mengutip AFP, Minggu (14/3). (CNN/tkg)

Baca Juga :  Penembakan Rusia Tewaskan Dua Orang di Popasna Ukraina

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/