alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

Para Perempuan Lansia di Ukraina Siap Angkat Senjata Jika Rusia Menyerang

RADARPAPUA.ID – Para penduduk Ukraina memiliki respon berbeda terkait potensi perang. Sebagian memilih untuk tidak panik. Artem Zaluznyi salah satu penduduk Kiev adalah salah satunya.

Meski tenang, dia mengakui bahwa banyak penduduk yang ragu bahwa Kremlin bakal memenuhi janjinya untuk menarik pasukan. ’’Mempercayai itu seutuhnya adalah hal yang tidak cerdas dan tak bijak,’’ tegasnya.

Di lain pihak, para perempuan lansia justru siap angkat senjata jika Rusia menyerang. Mereka menamakan diri dengan batalion babushka. Kelompok ini bukan lansia sembarangan.

Mereka sudah menjadi relawan ketika Rusia melakukan invasi 2014 lalu. Para nenek itu membantu membuat parit, menyediakan suplai, membuat jaring, perawatan medis hingga benar-benar melawan dengan senjata.

Baca Juga :  Ukraina Menolak Menyerah, Sudah Tewaskan 5 Jenderal Rusia

’’Ya kami merasa takut. Tapi kami akan membela Ukraina hingga akhir,’’ tegas Valentyna Konstantinovska. Nenek 79 tahun itu kini tengah berlatih menggunakan senjata serbu AK-47. (Jawa Pos)

RADARPAPUA.ID – Para penduduk Ukraina memiliki respon berbeda terkait potensi perang. Sebagian memilih untuk tidak panik. Artem Zaluznyi salah satu penduduk Kiev adalah salah satunya.

Meski tenang, dia mengakui bahwa banyak penduduk yang ragu bahwa Kremlin bakal memenuhi janjinya untuk menarik pasukan. ’’Mempercayai itu seutuhnya adalah hal yang tidak cerdas dan tak bijak,’’ tegasnya.

Di lain pihak, para perempuan lansia justru siap angkat senjata jika Rusia menyerang. Mereka menamakan diri dengan batalion babushka. Kelompok ini bukan lansia sembarangan.

Mereka sudah menjadi relawan ketika Rusia melakukan invasi 2014 lalu. Para nenek itu membantu membuat parit, menyediakan suplai, membuat jaring, perawatan medis hingga benar-benar melawan dengan senjata.

Baca Juga :  Belajar dari Ukraina-Rusia, Taiwan Kini Mulai Latih Tentara Cadangan

’’Ya kami merasa takut. Tapi kami akan membela Ukraina hingga akhir,’’ tegas Valentyna Konstantinovska. Nenek 79 tahun itu kini tengah berlatih menggunakan senjata serbu AK-47. (Jawa Pos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/