alexametrics
26.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

Taiwan Darurat Covid, Menkes: Akhir Bulan, Kasus Harian Bisa Capai 10.000 Kasus

RADARPAPUA.ID–Kasus Covid-19 di Taiwan bisa mencapai 10 ribu per hari pada akhir April. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung.

Pulau berpenduduk 23 juta jiwa itu bertindak cepat sejak awal pandemi dengan menutup perbatasan dan menelusuri kontak dari mereka yang terinfeksi. Namun, lonjakan kasus mulai tercatat pada awal tahun ini.

Total 13.164 kasus sejak 1 Januari telah dipicu oleh varian Omicron yang lebih menular. Meski, 99 persen pasien hanya bergejala ringan atau tidak sama sekali.

Kasus harian kemungkinan akan meningkat menurut Chen dalam jumpa pers saat mengumumkan penambahan 2.386 kasus lokal. “Mungkin akhir bulan ini akan mencapai 10.000 kasus,” imbuh Chen.

“Epidemi akan menyebar dengan skala besar, kita berharap tidak terlalu cepat. Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati saat di luar rumah, pakai masker, dan jaga jarak sosial,” imbau Chen.

Baca Juga :  Covid `Menggila` di Jepang, Penularan Harian Capai 54.576 Kasus

Meski wabah saat ini terpusat di Taiwan utara, termasuk ibu kota Taipei, kasus-kasus Covid-19 telah ditemukan di pulau-pulau terpencil. Dengan empat kematian akibat Covid-19 pada tahun ini, otoritas mengatakan masyarakat tak perlu panik.

Sekitar 80 persen populasi Taiwan telah divaksin lengkap dan lebih dari setengah penduduk telah menerima dosis booster. Wajib masker terus diberlakukan dan masyarakat mematuhinya.

Model baru Taiwan disusun otoritas untuk menghilangkan kasus Covid-19 yang parah sambil mengurangi kasus yang lebih ringan sehingga sebagian besar sektor ekonomi tidak perlu ditutup, seperti yang terjadi pada Mei-Juli tahun lalu.

Kasus infeksi di Taiwan relatif rendah dibandingkan dengan wilayah lain di dunia. Sejak pandemi berlangsung, totalnya sekitar 40.000 kasus dan 856 kematian.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Kasus Covid-19 di Taiwan bisa mencapai 10 ribu per hari pada akhir April. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung.

Pulau berpenduduk 23 juta jiwa itu bertindak cepat sejak awal pandemi dengan menutup perbatasan dan menelusuri kontak dari mereka yang terinfeksi. Namun, lonjakan kasus mulai tercatat pada awal tahun ini.

Total 13.164 kasus sejak 1 Januari telah dipicu oleh varian Omicron yang lebih menular. Meski, 99 persen pasien hanya bergejala ringan atau tidak sama sekali.

Kasus harian kemungkinan akan meningkat menurut Chen dalam jumpa pers saat mengumumkan penambahan 2.386 kasus lokal. “Mungkin akhir bulan ini akan mencapai 10.000 kasus,” imbuh Chen.

“Epidemi akan menyebar dengan skala besar, kita berharap tidak terlalu cepat. Kami imbau masyarakat untuk berhati-hati saat di luar rumah, pakai masker, dan jaga jarak sosial,” imbau Chen.

Baca Juga :  Buka Rapim TNI-Polri, Jokowi Ungkap Ternyata Panglima Jenderal Andika Perkasa..

Meski wabah saat ini terpusat di Taiwan utara, termasuk ibu kota Taipei, kasus-kasus Covid-19 telah ditemukan di pulau-pulau terpencil. Dengan empat kematian akibat Covid-19 pada tahun ini, otoritas mengatakan masyarakat tak perlu panik.

Sekitar 80 persen populasi Taiwan telah divaksin lengkap dan lebih dari setengah penduduk telah menerima dosis booster. Wajib masker terus diberlakukan dan masyarakat mematuhinya.

Model baru Taiwan disusun otoritas untuk menghilangkan kasus Covid-19 yang parah sambil mengurangi kasus yang lebih ringan sehingga sebagian besar sektor ekonomi tidak perlu ditutup, seperti yang terjadi pada Mei-Juli tahun lalu.

Kasus infeksi di Taiwan relatif rendah dibandingkan dengan wilayah lain di dunia. Sejak pandemi berlangsung, totalnya sekitar 40.000 kasus dan 856 kematian.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/