alexametrics
27.7 C
Jayapura
Tuesday, 17 May 2022

NGERI! Diambang Perang Nuklir, Menlu Prancis Respon Ancaman Presiden Rusia…

RADARPAPUA.ID-Rusia dan Eropa diambang ancaman perang nuklir. Presiden Vladimir Putin membanggakan nuklir mereka yang paling hebat. Begitu juga Prancis, Inggris dan AS.

 

Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian menyoroti pidato Presiden Vladimir Putin saat mengumumkan serangan militer Rusia ke Ukraina.

 

Dalam pidatonya, Vladimir Putin membanggakan persenjataan nuklir yang mereka miliki. Menlu Prancis mengomentari pernyataan Putin itu. Dia mengatakan bahwa Putin harus memahami bahwa NATO merupakan aliansi nuklir. “Vladimir Putin juga harus memahami bahwa Aliansi Atlantik adalah aliansi nuklir,” kata Menlu Jean-Yves Le Drian kepada saluran televisi TF1.

 

Dia juga menjanjikan bahwa sanksi-sanksi Eropa yang spektakuler akan menyerang ke jantung Rusia. Le Drian mengatakan Prancis juga tengah mempelajari sejumlah permintaan bantuan dari Ukraina, termasuk militer. “Mereka membuatkan kami daftar (peralatan militer), kami sedang mempelajarinya, mencoba merespons permintaan mereka secepat mungkin,” katanya.

 

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (25/2/2022), berdasarkan kesepakatan NATO, senjata nuklir yang dimiliki oleh anggota NATO yaitu Prancis, Inggris dan Amerika Serikat, adalah komponen inti dari keseluruhan kemampuan NATO untuk pencegahan dan pertahanan.

Baca Juga :  Presiden Rusia Vladimir Putin Kecam Negara Barat: Rajanya Bohong

 

Sebelumnya, dalam pidatonya saat mengumumkan invasi militer ke Ukraina, Putin membanggakan senjata nuklir yang dimiliki negaranya.

 

Putin menekankan bahwa Rusia masih menjadi kekuatan nuklir terbesar di dunia. Dia mengatakan bahwa siapapun yang menyerang Rusia akan menghadapi kekalahan. ”Untuk urusan militer, bahkan setelah pembubaran Uni Soviet dan hilangnya sebagian besar kemampuannya, Rusia saat ini tetap menjadi salah satu negara nuklir yang kuat,” kata Putin dalam pidatonya.

 

“Terlebih lagi, Rusia memiliki keunggulan tertentu dalam sejumlah senjata mutakhir. Dalam konteks ini, seharusnya tidak ada keraguan dari siapa pun bahwa setiap calon agresor akan menghadapi kekalahan dan konsekuensi buruk jika menyerang negara kami secara langsung,” ujar Vldimir Putin.(ral/pojoksatu)

RADARPAPUA.ID-Rusia dan Eropa diambang ancaman perang nuklir. Presiden Vladimir Putin membanggakan nuklir mereka yang paling hebat. Begitu juga Prancis, Inggris dan AS.

 

Menlu Prancis Jean-Yves Le Drian menyoroti pidato Presiden Vladimir Putin saat mengumumkan serangan militer Rusia ke Ukraina.

 

Dalam pidatonya, Vladimir Putin membanggakan persenjataan nuklir yang mereka miliki. Menlu Prancis mengomentari pernyataan Putin itu. Dia mengatakan bahwa Putin harus memahami bahwa NATO merupakan aliansi nuklir. “Vladimir Putin juga harus memahami bahwa Aliansi Atlantik adalah aliansi nuklir,” kata Menlu Jean-Yves Le Drian kepada saluran televisi TF1.

 

Dia juga menjanjikan bahwa sanksi-sanksi Eropa yang spektakuler akan menyerang ke jantung Rusia. Le Drian mengatakan Prancis juga tengah mempelajari sejumlah permintaan bantuan dari Ukraina, termasuk militer. “Mereka membuatkan kami daftar (peralatan militer), kami sedang mempelajarinya, mencoba merespons permintaan mereka secepat mungkin,” katanya.

 

Dilansir dari kantor berita AFP, Jumat (25/2/2022), berdasarkan kesepakatan NATO, senjata nuklir yang dimiliki oleh anggota NATO yaitu Prancis, Inggris dan Amerika Serikat, adalah komponen inti dari keseluruhan kemampuan NATO untuk pencegahan dan pertahanan.

Baca Juga :  Presiden Rusia Vladimir Putin Kecam Negara Barat: Rajanya Bohong

 

Sebelumnya, dalam pidatonya saat mengumumkan invasi militer ke Ukraina, Putin membanggakan senjata nuklir yang dimiliki negaranya.

 

Putin menekankan bahwa Rusia masih menjadi kekuatan nuklir terbesar di dunia. Dia mengatakan bahwa siapapun yang menyerang Rusia akan menghadapi kekalahan. ”Untuk urusan militer, bahkan setelah pembubaran Uni Soviet dan hilangnya sebagian besar kemampuannya, Rusia saat ini tetap menjadi salah satu negara nuklir yang kuat,” kata Putin dalam pidatonya.

 

“Terlebih lagi, Rusia memiliki keunggulan tertentu dalam sejumlah senjata mutakhir. Dalam konteks ini, seharusnya tidak ada keraguan dari siapa pun bahwa setiap calon agresor akan menghadapi kekalahan dan konsekuensi buruk jika menyerang negara kami secara langsung,” ujar Vldimir Putin.(ral/pojoksatu)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/