alexametrics
26.7 C
Jayapura
Saturday, 21 May 2022

Pandemi Covid-19 di Selandia Baru Terkendali, Namun Popularitas Ardern Menurun

RADARPAPUA.ID – Selandia Baru memberlakukan aturan ketat untuk menangani pandemi dan sejauh ini berhasil mengendalikannya. Sekitar 77 persen penduduk Selandia Baru telah divaksinasi penuh.

Menurut Our World in Data, angka itu naik menjadi 93 persen di antara mereka yang berusia 12 tahun ke atas.

Meski pandemi terbilang terkendali, namun popularitas Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern terus menurun.

Berdasarkan polling 1News-Kantar rating Ardern sebagai PM pilihan kini hanya 35 persen. Padahal jelang pemilu 2020 lalu mencapai 63 persen.

Para kritikus menilai bahwa Ardern mengadaptasi kebijakan dengan cepat untuk menghadapi tantangan varian Delta dan Omicron.

Kebijakan perekonomian dan pembatasan perbatasan yang ketat juga jadi sorotan. Banyak penduduk Selandia Baru yang tidak bisa pulang.

Baca Juga :  PANAS! Rusia vs Prancis Potensi Perang, Presiden Vladimir Putin Beri Ancaman

Salah satu yang menjadi sorotan yaitu jurnalis Al Jazeera yang ditugaskan di Afghanistan Charlotte Bellis. Dia ingin pulang ke Selandia Baru untuk melahirkan tapi tidak bisa karena aturan Covid-19 yang ketat.

’’Ini terasa seperti pelanggaran kepercayaan,’’ ujarnya seperti dikutip Radio New Zealand kemarin (30/1). (Jawa Pos)

RADARPAPUA.ID – Selandia Baru memberlakukan aturan ketat untuk menangani pandemi dan sejauh ini berhasil mengendalikannya. Sekitar 77 persen penduduk Selandia Baru telah divaksinasi penuh.

Menurut Our World in Data, angka itu naik menjadi 93 persen di antara mereka yang berusia 12 tahun ke atas.

Meski pandemi terbilang terkendali, namun popularitas Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern terus menurun.

Berdasarkan polling 1News-Kantar rating Ardern sebagai PM pilihan kini hanya 35 persen. Padahal jelang pemilu 2020 lalu mencapai 63 persen.

Para kritikus menilai bahwa Ardern mengadaptasi kebijakan dengan cepat untuk menghadapi tantangan varian Delta dan Omicron.

Kebijakan perekonomian dan pembatasan perbatasan yang ketat juga jadi sorotan. Banyak penduduk Selandia Baru yang tidak bisa pulang.

Baca Juga :  Situasi Makin Tegang, Rusia Tak Akan Biarkan Ukraina Peroleh Senjata Nuklir

Salah satu yang menjadi sorotan yaitu jurnalis Al Jazeera yang ditugaskan di Afghanistan Charlotte Bellis. Dia ingin pulang ke Selandia Baru untuk melahirkan tapi tidak bisa karena aturan Covid-19 yang ketat.

’’Ini terasa seperti pelanggaran kepercayaan,’’ ujarnya seperti dikutip Radio New Zealand kemarin (30/1). (Jawa Pos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/