RADARPAPUA - Sebuah daftar yang mencantumkan nama-nama individu yang diduga terlibat dalam kegiatan mata-mata Rusia di Ukraina mulai beredar di lini masa media sosial X pada hari Jumat (15/9).
Dari daftar yang memuat 34 nama terduga mata-mata Rusia tersebut, satu di antaranya diketahui berasal dari Indonesia.
Daftar ini diunggah oleh mantan juru bicara militer Ukraina yang berasal dari Amerika Serikat, Sarah Ashton-Cirillo, yang mengidentifikasi orang Indonesia ini sebagai Fauzan Al-Rasyid.
"Berikut ini adalah daftar burung nasar yang memakan penderitaan warga Ukraina di Ukraina yang diduduki sementara," tulis pembawa acara Territorial Defense Forces' Ukraine in the Know dan Russia Hates the Truth itu.
Fauzan Al-Rasyid disebut-sebut berada di Donetsk Oblast atau Donechcyna, di bagian timur Ukraina.
Wilayah ini adalah salah satu yang paling padat penduduknya di Ukraina dengan perkiraan jumlah penduduk mencapai 4,1 juta jiwa.
Mengenali Fauzan Al-Rasyid
Individu Indonesia yang menjadi perhatian dalam konteks mata-mata Rusia ini ternyata adalah editor senior dari media Russia Beyond yang fokus pada edisi Indonesia.
Fauzan Al-Rasyid, yang merupakan lulusan Universitas Indonesia, juga dikenal sebagai pemilik akun media sosial @fauzanfess di platform X.
Akun tersebut dikenal sebagai akun "menfess" (mention dan confess) yang berfokus pada memberikan tips dan panduan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Hingga berita ini ditulis pada tanggal 16 September 2023, pemerintah Indonesia belum memberikan penjelasan resmi terkait situasi ini.
Sarah Ashton vs. Rusia
Dalam laporan yang dilansir oleh NDTV, Sarah Ashton-Cirillo dilaporkan telah menyuarakan sikap kritis terhadap Rusia sambil tersenyum sinis.
Tindakan ini dilakukan dalam lokasi yang dirahasiakan, di kota Kyiv.
"Jika Rusia membenci kita, maka kita mungkin telah melakukan tugas kita dengan baik," ungkap wanita transgender berusia 46 tahun ini.
Sarah juga diduga telah mengancam jurnalis dan anggota lembaga pemerintahan Rusia.
Menurut Dmitry Polyansky, Wakil Pertama Perwakilan Tetap Rusia untuk PBB (15/9), "Seorang trans Amerika yang berbicara atas nama Ukraina telah mengancam jurnalis kami dan Maria Zakharova, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, dan kini dia juga mengancam pengamat asing dalam pemilu Rusia yang baru-baru ini berlangsung."
Sebagaimana dilaporkan oleh JawaPos.com, media pemerintah Rusia, Sarah Ashton-Cirillo akan dilaporkan ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). (jpg)
Editor : Tina Mamangkey