alexametrics
26.7 C
Jayapura
Friday, 20 May 2022

Ternyata Tak Hanya Anak-anak, Ada 3 Orang Dewasa Diserang Gejala Hepatitis…

RADARPAPUA.ID–Sejak pertama kali dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit hepatitis misterius yang belum diketahui penyebabnya umumnya menyerang anak usia bayi hingga 16 tahun. Namun ternyata, seiring berjalannya waktu, orang dewasa mulai terserang penyakit ini.

Data Kementerian Kesehatan ada 3 orang dewasa yang dikaitkan dengan hepatitis misterius. Berdasarkan WHO, orang dewasa bisa saja masuk dalam kategori status kontak erat atau disebut dengan istilah epi-linked.

“Epi-linked adalah dimana ada gejala, namun usianya di atas 16 tahun dan kontak erat dengan pasien probable yakni pasien anak dengan gejala,” kata Direktur RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso (RSPI) dr. Mohammad Syahril SpP dalam konferensi pers dengan Kementerian Kesehatan, Jumat (13/5).

Baca Juga :  Kabar Baik, Kemungkinan Hepatitis Akut Jadi Pendemi Kecil, Ini Penjelasan...

Menurut dr. Syahril, dalam klasifikasi yang sudah dibuat oleh WHO menunjukkan adanya parameter yang menjadi indikator tersebut untuk orang dewasa.

Klasifikasi epi-linked juga menunjukkan bahwa orang dewasa yang kontak erat dengan pasien anak bergejala, negatif virus hepatitis A, B, C, D, dan E.

Bagaimana penularannya? Artinya bisa saja menular dari anak kepada ibunya atau kepada anggota keluarga lainnya.

“Misalnya orang dewasa ada kontak dengan pasien. Maka bisa saja suatu saat kontak pasien, ibunya tertular anaknya, atau orang yang mengasuh anak yang tertular,” kata dr. Syahril.

Sedikitnya ada 3 orang dewasa yang dikaitkan dengan hepatitis misterius atau epi-linked. Mereka adalah 2 pasien dari Jakarta usia 20 tahun dan 1 pasien dari Belitung usia 17 tahun.(Jawapos)

RADARPAPUA.ID–Sejak pertama kali dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), penyakit hepatitis misterius yang belum diketahui penyebabnya umumnya menyerang anak usia bayi hingga 16 tahun. Namun ternyata, seiring berjalannya waktu, orang dewasa mulai terserang penyakit ini.

Data Kementerian Kesehatan ada 3 orang dewasa yang dikaitkan dengan hepatitis misterius. Berdasarkan WHO, orang dewasa bisa saja masuk dalam kategori status kontak erat atau disebut dengan istilah epi-linked.

“Epi-linked adalah dimana ada gejala, namun usianya di atas 16 tahun dan kontak erat dengan pasien probable yakni pasien anak dengan gejala,” kata Direktur RS Pusat Infeksi Sulianti Saroso (RSPI) dr. Mohammad Syahril SpP dalam konferensi pers dengan Kementerian Kesehatan, Jumat (13/5).

Baca Juga :  Inggris dan AS Laporkan Wabah Penyakit Aneh,Bukan Covid, Bisa Sebabkan Kematian

Menurut dr. Syahril, dalam klasifikasi yang sudah dibuat oleh WHO menunjukkan adanya parameter yang menjadi indikator tersebut untuk orang dewasa.

Klasifikasi epi-linked juga menunjukkan bahwa orang dewasa yang kontak erat dengan pasien anak bergejala, negatif virus hepatitis A, B, C, D, dan E.

Bagaimana penularannya? Artinya bisa saja menular dari anak kepada ibunya atau kepada anggota keluarga lainnya.

“Misalnya orang dewasa ada kontak dengan pasien. Maka bisa saja suatu saat kontak pasien, ibunya tertular anaknya, atau orang yang mengasuh anak yang tertular,” kata dr. Syahril.

Sedikitnya ada 3 orang dewasa yang dikaitkan dengan hepatitis misterius atau epi-linked. Mereka adalah 2 pasien dari Jakarta usia 20 tahun dan 1 pasien dari Belitung usia 17 tahun.(Jawapos)

MOST READ

Artikel Terbaru

Artikel Lain

/